Share

Penulis Buku Ini Merasa Lebih Damai Setelah Jadi Mualaf

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 04 September 2019 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 04 614 2100723 testimoni-manajer-artis-mualaf-mama-sempat-kecewa-dan-marah-7uTcyyH1Ms.jpg Angel menjadi mualaf (Foto: Ist)

Hidayah dari Allah bisa datang kapan saja dan pada siapapun. Salah satunya adalah Angel Eva Christine, manajer artis mualaf sekaligus penulis buku. Perjalanan Angel dari agnostik hingga jadi seorang mualaf memang tak mudah.

Setahun lalu, Angel Eva Christine memutuskan menjadi seorang mualaf. Menurutnya, untuk menjadi mualaf membutuhkan proses perjalanan hidup yang panjang.

"Alhamdulillah saya sekarang mualaf dan pasti banyak banget yang nanya, kenapa saya jadi mualaf? Tapi itu kan proses hidup seseorang, yang dialami seseorang itu gak bisa disamain ya," kata Angel, manajer artis mualaf, dalam wawancaranya di Metube.

Sebelum memutuskan jadi mualaf, Angel mengaku, ia selama satu setengah tahun menganut agnostik. Yaitu seseorang yang percaya Tuhan sebagai pecipta alam semesta, tapi tidak percaya dengan agama.

Sampai akhirnya dalam masa pencarian tersebut, dia menemukan Islam sebagai agama yang sempurna. "Sampai akhirnya, proses satu setengah tahun itu saya dalam proses pencarian. Mempelajari berbagai agama, dan akhirnya Alhamdulillah saya menemukan Islam yang saya yakini sekarang," ujarnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Proses hijrahnya memang tidak terlalu signifikan. Kala itu Angel datang ke sebuah kajian dan setelahnya bertemu dengan seorang ustadz. Dia pun langsung mempertanyakan hal-hal yang selama ini belum diketahui jawabannya.

Ternyata, semua jawaban dari ustadz tersebut membuatnya semakin semangat mempelajari agama Islam. Setelah proses pembelajaran yang panjang, Angel pun mengucapkan dua kalimat syahadat pada 10 Mei 2018.

Setelah menjadi mualaf rupanya muncul konflik di dalam keluarganya. Ibunya sempat marah dan kecewa, ketika tahu anaknya berpindah keyakinan serta tidak lagi seiman dengannya. Namun lama-lama, ibunya mau menerima keadaan Angel saat ini.

"Orangtua mana saja pasti marah, pasti kecewa. Enggak ada orangtua yang mau anaknya berpindah keyakinan, atau berbeda keyakinan dengan dirinya.

Tapi yang jelas saya sangat bangga dan saya sangat menghormati Mama saya, karena saya gimana pun masih anaknya, dan Mama tetap mau menerima saya apa adanya. Bahkan menerima saya dalam keadaan berhijab. Menerima saya dengan keadaan Islam yang begini," papar Angel.

Hingga kini, Angel pun diberikan banyak kemudahan setelah menjadi mualaf. Ia berniat tetap istiqomah dalam menjalankan agamanya. Ia juga terus berusaha agar dapat bermanfaat untuk orang-orang di sekitarnya. Itu menjadi tujuan hidupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini