Dalam buku berjudul 'Buku Pintar Sains dalam Alquran' karya Dr Nadiah Thayyarah dijelaskan, kalau ayat tersebut menerangkan Nabi Ya'qub AS mengalami kebutaan akibat kesedihan panjang setelah kehilangan anak yang paling dicintainya, Yusuf AS.
Kalimat 'kedua matanya menjadi putih' maknanya ternyata lebih luas. dijelaskan di sana, mata itu terkena cairan putih (katarak). Kedokteran modern menyimpulkan bahwa kesedihan yang berlebihan atau kebahagiaan yang meluap-luap dapat membuat mata mengalami katarak.