nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Petinju Muslim Sempat Dilarang Bertanding Gara-Gara Berjenggot

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 18 September 2019 14:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 18 614 2106347 kisah-petinju-muslim-sempat-dilarang-bertanding-gara-gara-berjenggot-ZOp8o3V0Mv.jpg Petinju muslim sempat dilarang bertanding karena jenggot (Foto: About Islam)

Seorang petinju muslim Amerika Serikat (AS) sempat dilarang bertanding gara-gara berjenggot. Namun ia tak menyerah dan terus memperjuangkan haknya untuk ikut berpartisipasi pada kompetisi tinju tahun ini.

 Petinju muslim

Seorang petinju muslim yang mengalami peristiwa tak menyenangkan itu bernama Basheer Abdur. Ia dilarang mengikuti ajang bergengsi USA Boxing karena menumbuhkan jenggot.

“Kejadian itu membuka pikiran saya tentang kehidupan. Banyak orang-orang yang berjuang untuk mendapatkan haknya,” kata Basheer Abdur.

Seperti dilansir About Islam, Rabu (18/9/2019), insiden ini bermula ketika USA Boxing melarang petinju berusia 19 tahun itu untuk mengikuti kompetisi Golden Gloves Tournament karena jenggotnya.

Aturan pada saat itu Basheer diharuskan untuk mendaftarkan seluruh dokumen termasuk latar belakang agamanya, tujuh hari sebelum pertarungan dilangsungkan. Namun dalam turnamen progresif tahun lalu, ia tidak dapat memenuhi beberapa persyaratan.

Setelah mendapat bantuan dari Council on American Islamic Relations of Michigan, Basheer berhasil membuat sebuah perubahan. Tahun ini, Golden Gloves mengizinkan para petinju muslim untuk mengikuti turnamen yang mereka selenggarakan.

Keputusan ini diikuti oleh sejumlah asosiasi tinju dari sejumlah negara, termasuk Inggris. Pada 2018 lalu, mereka akhirnya membatalkan larangan memelihara jenggot setelah mendapat kritikan tajam dari para petinju muslim dan sikh.

Pengacara Basheer dari CAIR-Michigan, Amy Doukoure mengatakan, pihaknya telah memenangkan ‘ronde’ pertama dan akan terus memperjuangkan hak-hak para petinju muslim. Di ‘ronde’ kedua mereka menginginkan sebuah sistem yang baru untuk meringankan peraturan yang berkaitan erat dengan agama.

“Saya tidak ingin mereka mengalami hal yang sama seperti yang saya alami, dilarang bertanding karena jenggot,” kata Basheer.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini