nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bagaimana Hukum Tak Pakai Tutup Kepala Saat Salat?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 24 September 2019 00:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 23 616 2108377 bagaimana-hukum-tak-pakai-tutup-kepala-saat-salat-fi8XsUleM9.jpg Hukum salat tak menggunakan penutup kepala (Foto: Okezone)

Salat lima waktu merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim. Dalam melaksanakan salat lima waktu dan salat sunnah ada beberapa pria yang memakai penutup kepala atau peci, tapi tak sedikit pula yang tidak memakainya.

Lantas, bagaimanakah hukum memakai peci atau penutup kepala saat salat dalam ajaran Islam? Menurut penuturan Ustadz Fauzan Amin, Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadis Indonesia, sejatinya, batas aurat laki-laki yang wajib ditutupi adalah dari pusar sampai lutut saja, akan tetapi jika menggunakan penutup lebih dari itu hukumnya sunah.

"Disunahkan memakai pakaian rapi dengan menutupi seluruh badan dan menggunakan songkok atau peci," tutur Ustadz Fauzan Amin saat dihubungi Okezone via pesan singkat, Senin (23/9/2019).

Ustadz Fauzan kemudian mengutip Kitab Fathul Mu’in dan dalam syarahnya I’anatuth Thalibin.

قوله: وكشف رأس ومنكب) أي وكره كشف رأس ومنكب لأن السنة التجمل في صلاته بتغطية رأسه وبدنه كما مر

Artinya; "Membuka kepala dan bahu, maksudnya dimakruhkan membuka kepala dan bahu karena sunahnya adalah berpakaian bagus (etik dan estetik) dalam salat dengan cara menutup kepala dan badan,”. (I’anatuth Thâlibin, [Dârul Fikr, Beirut: 1997), juz I, halaman 226).

Jadi kesimpulannya, sunahnya menutupi seluruh badan dan memakai peci adalah menjaga etika dan estetika dalam salat.

"Sementara kebalikan dari sunah adalah makruh. Jadi jika kita salat tanpa peci itu makruh, tidak sampai membatalkan salat. Nabi juga menggunakan penutup kepala dengan sorban saat salat," tambahnya.

Abi al-Malih bin Usamah dari ayahnya berkata, Rasulullah Saw bersabda :

عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ بن أُسَامَةَ، عَنْ أَبِيهِ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَعْتِمُوا تَزْدَادُوا حِلْمًا.

"Bersorbanlah kalian, niscaya kalian akan bertambah sabar.” (HR.at-Thabrani).

Lalu, bagaimana hukumnya memakai baju koko saat salat? Ustadz Fauzan Amin mengatakan hal ini berkaitan erat dengan tradisi masing-masing negara.

"Karena Nabi orang Arab, maka tradisi berpakaiannya juga tradisi Arab. Sunah hukumnya kita mencontoh Nabi. Tapi, sebenarnya spirit berpakaian itu adalah tutup aurat. Jadi pakai daun atau batik madura juga tidak masalah," terangnya. 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini