Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengatakan, saluran TV untuk memerangi islamofobia dibuat mirip dengan saluran TV Inggris, BBC.

Saluran TV untuk memerangi islamofobia tersebut akan menjadi media bagi umat Islam untuk melawan tindakan anti-Islam dan memperbaiki persepsi yang salah tentang agama Islam.
"Kesalahpahaman soal Islam akan dikoreksi. Film seri dan film lepas akan dibuat berdasarkan sejarah Islam yang sesungguhnya. Film ini diproduksi untuk mendidik masyarakat dan dunia tentang Islam yang sesungguhnya," terang Khan seperti dilansir Daily Sabah, Senin (1/10/2019).
Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, banyak laporan tentang Islam dan muslim tidak akurat dan tidak menggambarkan sesungguhnya Islam.
"Mereka memberi label muslim itu teroris. Dunia juga menerimanya sebagai kebenaran padahal sejatinya Islam bukan agama kekerasan," kata Mahathir Mohammad.
Oleh karena itu Mahathir Mohamad bersama Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mau membangun saluran TV untuk menangkal kesalahpahaman tentang Islam dan memerangi islamofobia.
Proyek pembangunan saluran TV ini akan diluncurkan dan dipimpin oleh unit komunikasi dan informasi Malaysia, Pakistan, dan Turki.
Berbagai jurnalis di negara tersebut mendukung keputusan ini. Mereka menganggapnya sebagai cara yang tepat untuk memberi tahu dunia tentang penindasan yang dihadapi umat Islam. Selain itu juga untuk memerangi Islamofobia.
(Dyah Ratna Meta Novia)