nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Hukum Berdagang Menggunakan Pesugihan

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 17:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 10 330 2115320 ini-hukum-berdagang-menggunakan-pesugihan-n74kphnrHg.jpg Ilustrasi. Foto: Northeastcharter

BERDAGANG merupakan salah satu pekerjaan yang dianjurkan dalam Islam, sebab Rasulullah SAW juga seorang pedagang. Itu makanya saat ini banyak umat muslim yang menjadi pedagang.

Dalam perkembangannya, persaingan semakin ketat sehingga membuat sebagian pedagang melakukan pesugihan dengan tujuan agar dagangannya laris. Lalu bagaimana hukumnya berdagang menggunakan pesugihan?

Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Masjid Agung Sunda Kelapa, Ustadz Agustin Amirudin menjelaskan, rezeki manusia sebenarnya sudah ditentukan oleh Allah. Jadi, sudah semestinya setiap muslim berserah diri kepada Allah ketika menggelar suatu usaha.

"Sehingga ketika kita ikhtiar mencari karunia Allah, ya kita yakin bahwa Allah lah satu-satunya zat dan tempat kita meminta dan memohon," katanya saat dihubungi Okezone, Kamis (10/10/2019).

Foto: Ilustrasi

Allah SWT berfirman:

وَلَا تُؤْمِنُوا إِلَّا لِمَنْ تَبِعَ دِينَكُمْ قُلْ إِنَّ الْهُدَىٰ هُدَى اللَّهِ أَنْ يُؤْتَىٰ أَحَدٌ مِثْلَ مَا أُوتِيتُمْ أَوْ يُحَاجُّوكُمْ عِنْدَ رَبِّكُمْ ۗ قُلْ إِنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Arab-Latin: Wa lā tu`minū illā liman tabi'a dīnakum, qul innal-hudā hudallāhi ay yu`tā aḥadum miṡla mā ụtītum au yuḥājjụkum 'inda rabbikum, qul innal-faḍla biyadillāh, yu`tīhi may yasyā`, wallāhu wāsi'un 'alīm

Artinya: "Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu". Katakanlah: "Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui"

Agustin menjelaskan, orang yang meminta bantuan kepada selain Allah maka ia telah menyekutukan Allah. Dengan begitu berdagang menggunakan pesugihan sudah termasuk orang musyrik karena telah menduakan Allah dalam urusan dunia

Di dalam ilmu tauhid disebut musyrik rububiyah, artinya mensekutukan Allah dalam hal ketauhidan rububiyah-Nya.

"Artinya, kita telah menjadikan makhluk selain Allah memiliki kekuatan atau dapat memberikan pertolongan kepada kita dalam hal memberikan atau mendatangkan karunia berupa rezeki atau karunia," katanya.

Sementara itu dikutip dari Alkhoirot pada Kamis (10/10/2019), kalau yang dimaksud pesugihan sebagai jimat saja yang ditaruh di toko supaya dagangannya laris, atau dapat membuat orang menjadi rajin bekerja dan tidak boros, maka berlaku hukum jimat. Hukum jimat diperinci, kalau jimat jahiliyah hukumnya haram.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini