nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Perayaan Maulid Nabi di Istana Kerajaan Gowa

Herman Amiruddin, Jurnalis · Minggu 10 November 2019 19:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 10 614 2128067 intip-perayaan-maulid-nabi-di-istana-kerajaan-gowa-n26NOw5MKO.jpg Peringatan Maulid Nabi di Kerajaan Gowa (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

Lembaga Adat Kerajaan Gowa menggelar Maudu Ada’ka Ri Gowa atau peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu 9 November 2019 di Istana Balla Lompoa Jalan KH Wahid Hasyim Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilakukan secara adat ini masih dipegang teguh secara turun-temurun oleh masyarakat di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

 Orang-orang berkumpul

Raja Sombayya Ri Gowa, Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Batara Gowa III dalam sambutannya mengatakan Maudu Ada’ka Ri Gowa ini merupakan tradisi tahunan yang dilakukan oleh keluarga keturunan Raja Gowa untuk memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW.

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan membawa keberkahan dan menjadi ajang silaturahmi di baik antara masyarakat dan pemerintah kabupaten Gowa maupun dengan keluarga Kerajaan Gowa," tuturnya.

Selain itu, Andi Kumala Idjo menambahkan bahwa momen Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini juga dapat dijadikan sebagai ajang untuk meningkatkan kasih sayang, mempererat tali persaudaraan serta menjunjung tinggi toleransi. Ini juga bentuk memuliakan Nabi Besar Muhammad SAW.

"Nabi Besar Muhammad SAW adalah panutan umat Islam. Dia adalah seseorang yang begitu hebat. Hingga saat ini pun masih terasa kemuliaan dan kehebatannya sehingga hal inilah menjadi salah satu yang harus kita ingat dalam Maulid Nabi," pungkas Andi Kumala didampingi Permaisuri, Andi Hikmawati Andi Kumala Idjo.

 Orang-orang berkumpul

Sementara itu, Bupati Kabupaten Gowa yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gowa, Sophian Hamdi mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan Maudu Ada’ka Ri Gowa yang dilakukan oleh Lembaga Adat Kerajaan Gowa.

"Kegiatan ini saya kira sesuatu hal yang baik, positif, dan tentunya kita perlu mendukungnya bersama dan tentunya kita dapat menarik hikma dari pelaksanaan Maulid Ada’ka ini untuk meneladani Nabi Besar Muhammad SAW," terangnya.

Ia juga menambahkan kalau ajang ini menjadi wadah silaturahmi baik antara Pemerindah Daerah maupun kerabat Kerajaan Gowa. Saat ditanya soal apakah Maudu Ada’ka Ri Gowa dijadikan kalender event, Sophian menyampaikan tidak menutup kemungkinan pihaknya menjadikan event ini jadi event pariwisata di bidang kebudayaan yang lebih besar.

 Orang-orang berkumpul

"Harapannya agar kita semua semakin dekat dan menjunjung tinggi kebersamaan semangat kita membangun Butta Gowa, Butta Kalabbiranta dan tentu berharap kedepan lebih baik lagi. Mari kita sama sama menjaga dan melestarikan adat dan kebudayaan kita," imbuhnya.

Pada kegiatan itu, tampak aneka "Kanre Maudu" yang dilengkapi dengan telur hias dan aneka lauk-pauk serta buah turut memadati ruang tengah Istana Balla Lompoa. Bahkan ada yang membawa Kanre Maudu menyerupai Balla Lompoa.

Di tengah-tengah acara turut dilakukan Pembacaan Abbarasanji. Selepas Abbarasanji peserta langsung menyerbu aneka Kanre Maudu bahkan berebutan telur yang ditancap di batang pohon pisang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini