Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hukum Puasa untuk Merayakan Maulid Nabi

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 11 November 2019 |11:58 WIB
Hukum Puasa untuk Merayakan Maulid Nabi
Maulid Nabi Diperingati oleh Umat Muslim Sedunia (Foto: Aboutislam)
A
A
A

Ada alasan kenapa puasa di Hari Maulid Nabi kurang mendapat pahala yang besar. Ini karena ada beberapa pandangan yang menjelaskan, Rasulullah tidak lahir di 12 Rabi Awwal, melainkan pada 9 Rabi' Awwal, bahkan beberapa berpandangan lain.

Menjadi catatan ialah jangan kemudian Anda berpuasa di Hari Kelahiran Rasulullah jika itu jatuh di hari Jumat. Sebab, ini hukumnya makruh karena Anda dianggap berpuasa di hari Jumat saja.

Dilaporkan dalam Al-Bukhari dan Muslim bahwa Nabi SAW melarang puasa pada hari Jumat saja. Dia berkata, "Tidak seorang pun dari kalian yang boleh berpuasa pada hari Jumat kecuali dia berpuasa sehari sebelum atau sesudahnya."

Di laman ini disarankan, jika memang ingin berniat puasa untuk rayakan kelahiran Rasul, maka lakukan itu di hari Senin, seperti perilaku Rasulullah.

Ada alasan khusus kenapa Rasul begitu gemar puasa Senin. Ini ternyata berkaitan dengan penyerahan bukti amalan kebaikan manusia setiap minggunya yang dilakukan malaikat ke Allah SWT. Jadi, dengan berpuasa, Rasulullah seperti membuka lembaran baru yang suci. 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement