Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sains dalam Alquran, Mahluk Hidup Tersusun dari Air

Viola Triamanda , Jurnalis-Sabtu, 07 Desember 2019 |17:00 WIB
Sains dalam Alquran, Mahluk Hidup Tersusun dari Air
Foto: Istimewa
A
A
A

Era sekarang adalah era puncak kemajuan ilmu pengetahuan. Namun, tak seorang pun bisa menjelaskan bagaimana air hujan turun. Ada banyak teori dibuat untuk menjelaskan fenomena ini, namun tak satu pun yang bisa memastikan bagaimana proses turunnya air hujan.

Pada suatu hari, Rasulullah kembali dari perjalanan dari Makkah ke Madinah. Lalu, beliau melaksanakan shalat Subuh dengan para sahabat yang menyertainya. Kemudian beliau berkata, "Pagi ini ada yang kafir dan ada yang mukmin, wahai utusan Allah?"

Beliau pun bersabda, "Barang siapa berkata, Hujan turun karena bintang ini dan itu, ia menjadi kafir. Dan barang siapa berkata, Hujan turun karena nikmat dan anugerah dari Allah, dia termasuk orang-orang mukmin".

Jadi, hujan adalah nikmat dan anugerah dari Allah, tak ada yang menurunkannya selain Dia. Allah berfirman,

وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا عِنْدَنَا خَزَائِنُهُ وَمَا نُنَزِّلُهُ إِلَّا بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ

"Dan tidak ada sesuatu pun,melainkan dari Kamilah sumbernya; Kami tidak menurunkannya (hujan) melainkan dengan ukuran tertentu." (Al-Hijr 21).

Ayat ini berbicara tentang turunnya hujan. Allah juga berfirman,

أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَ

"Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan?" (Al-Waqi'ah: 69).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement