Pentingnya Ulama Bersikap Lemah Lembut

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 30 614 2147350 pentingnya-ulama-bersikap-lemah-lembut-HJEGC2zy2H.jpg Para ulama berakhlak mulia (Foto: Inst)

Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta KH Mujib Qulyubi mengatakan, ulama adalah orang yang menebarkan kasih sayang. Di antara kasih sayang tersebut adalah tidak suka berkata kasar dan tidak cepat menyalahkan orang lain.

Ulama itu adalah sosok yang melihat persoalan umat dengan mata batin kasih dan sayang,” kata Kiai Mujib beberapa waktu lalu.

 Mbah Moen ulama penuh kasih sayang

Menurut Kiai Mujib, saat ceramah dan menyalahkan seseorang apalagi di hadapan jamaah berpotensi memunculkan konflik berkepanjangan. Oleh karena itu pendakwah harus berhati-hati ketika menyampaikan materi-materi dakwahnya.

“Ulama itu tidak mudah menyalahkan, galak dan kasar. Namun ulama itu sikapnya lemah lembut dan menyejukkan, karena nilai rahmah atau kasih sayang

Seperti dilansir NU Online, ia menambahkan, ideologi Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) itu harus diperkuat.

Hal ini perlu dilakukan sebab aswaja banyak mengajarkan nilai-nilai Islam yang ramah dan menjunjung toleransi. Sikap seperti ini yang perlu terus dikembangkan.

“Penguatan akidah, relasi NU, dan ideologi adalah materi utama dan penting karena tidak semua Aswaja itu NU. Oleh karena itu NU mempertegas dengan istilah Aswaja An-Nahdliyah,” ungkap Alumnus Pesantren Lirboyo tersebut.

Perlu diketahui, salah satu ulama besar yang sikapnya penuh kasih sayang itu almarhum Kiai Maimoen Zubair. Beliau selalu mengutamakan kasih sayang saat berdakwah. Bahkan beliau mengajarkan umat manusia untuk menolong semut yang terpeleset saking besarnya kasih sayangnya kepada makhluk Allah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini