5 Cara agar Tetap Fokus dalam Salat

Tiara Syifa, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 08:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 04 614 2162913 5-cara-agar-tetap-fokus-dalam-salat-EzjxbejVTd.jpg Fokus dalam salat (Foto: Deen Inspiration)

Salat merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Selain itu salat juga sarana manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dilansir dari About Islam, Selasa (4/2/2020), berikut adalah lima cara yang dapat membuatmu tetap fokus dalam salat.

 salat

1. Wudhu

Wudhu sebelum salat dapat menyegarkan dan menenangkan otot-otot dalam tubuh. Ini dapat membuat orang lebih fokus terhadap hal yang akan terjadi.

Wudhu juga memiliki sisi spiritual. Ketika seseorang melakukan wudhu, dosa-dosanya akan gugur ketika air menetes dari anggota tubuh.

Nabi Muhammad bersabda,

“Ketika seorang Muslim atau seorang mukmin membasuh wajahnya dengan wudhu, maka setiap dosa yang dilakukannya dengan matanya akan dibasuh dengan setetes air terakhir. Ketika dia mencuci tangannya, maka setiap dosa yang dia lakukan dengan tangannya akan dibasuh dengan setetes air terakhir. Ketika dia membasuh kakinya, maka setiap dosa yang dia lakukan dengan kakinya akan dibasuh dengan setetes air terakhir sampai dia disucikan dari dosa.” (HR. Muslim)

Percaya bahwa dosa dapat terhapus dengan wudhu dapat memotivasi untuk mencari pengampunan dalam salat.

2. Salat di masjid

Ibadah akan lebih mudah dilakukan jika orang-orang di sekitar juga melakukannya. Tindakan tersebut berfungsi sebagai pendorong. Melakukan salat di rumah cenderung membuat seseorang menundanya. Ini akan berbeda jika melakukan salat di masjid.

Dengan pergi ke masjid, Anda menyadari bahwa sedang mengunjungi rumah Allah. Anda juga memasuki tempat suci dengan segala kerendahan hati. Keadaan spiritual dan emosional pun mulai menyesuaikan diri dengan salat sehingga salat jadi lebih fokus.

3. Berdiri di hadapan Allah

Kata-kata yang sering diucapkan imam sebelum salat adalah, “Luruskan barisan.” Barisan harus lurus untuk menunjukkan keseriusan dan fokus. Barisan yang tidak sejajar menunjukkan jamaah tidak siap untuk menghadap Allah.

Selain itu, meluruskan barisan adalah pesan untuk tidak hanya fokus pada penyelarasan fisik saat salat, tetapi juga untuk keterlibatan salat secara spiritual dan emosional. Fokus saat mengucapkan, “Allahu Akbar” saat salat juga sangat penting.

Hatim al-Asam pernah ditanya bagaimana kondisinya sebelum salat, ia menjawab, "Ketika berdiri untuk salat, saya membayangkan Kakbah di depan saya, jembatan sirat di bawah saya, surga di kanan saya, neraka di sebelah kiri saya, dan malaikat maut di belakang saya.”

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Allah Maha Besar

Takbir “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar), menandakan salat telah dimulai. Ini membuat segala sesuatu pada saat itu tidak layak diperhatikan karena Allah lebih besar.

Pada setiap gerakan dalam salat, kata-kata yang sama diulangi, “Allahu Akbar.” Itu menjadi pengingat bahwa gerakan tidak boleh menyebabkan pergeseran fokus.

5. Mengetahui makna surat-surat yang dibaca dalam salat

Saat salat Anda membaca surat Al-Fatihah. Pelajari apa arti surat tersebut, bacalah tafsir dan maknanya yang dalam.

Memahami makna surat yang dibaca saat salat seperti membuat percakapan antara hamba dan Allah. Mengetahui apa yang dimaksud dalam surat tersebut, mengatakannya dengan niat tulus, dan merasakan maknanya memungkinkan seorang hamba menikmati proses salat. Ini akan membantu seseorang lebih fokus saat salat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya