Ditinggalkan Selamanya, Putra Gus Sholah: Selamat Jalan Panutan Hidupku

Selasa 04 Februari 2020 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 04 614 2163216 ditinggalkan-selamanya-putra-gus-sholah-selamat-jalan-panutan-hidupku-hCSuEA4BrU.jpg Gus Sholah (Foto: Inst Ipang Wahid)

Duka mendalam masih menyisakan di hati orang-orang yang ditinggalkan Gus Sholah, termasuk putranya tercinta Ipang Wahid.

Dalam akun Instagramnya @ipangwahid, ia menuliskan curhatan berbentuk puisi usai ditinggalkan ayahnya Gus Sholah, ulama karismatik pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng selamanya, begini bunyinya,

 

View this post on Instagram

. SELAMAT JALAN PANUTAN HIDUPKU Selamat jalan Papah, yang selalu mengajarkan kami untuk menjadi orang yang ikhlas dan bisa membawa manfaat bagi orang lain. . Yang mengajarkan kami untuk mengedepankan kejujuran, kesederhanaan, tanggung jawab dan kerja keras. . Yang selalu mengajarkan kami untuk selalu dekat kepada Allah dengan tidak melupakan kedekatan dengan mahlukNya yang lain. . Yang selalu mengingatkan kami bahwa memperjuangkan ke-Islaman itu nyaris sama pentingnya dengan memperjuangkan ke-Indonesiaan. . Yang selalu menghibur kami saat kecil dengan ritual gitaran sambil nyanyi saat sarapan pagi, ataupun dengan humor segar yang bisa membuat kami tertawa lepas. . Selamat jalan Papah. Banyak sekali yang sangat kehilangan. . Jutaan orang melepas Papah dengan tangis dan doa. . Sementara, aku justru sangat yakin sekarang Papah pasti justru sedang tersenyum disana. Berjumpa dengan Sang Kholik, dengan Rasulullah, dengan keluarga yang dicintai, dan dengan amal kebajikan Papah yang selama ini tak putus putusnya Papah tanam. . Semoga Allah pertemukan kita bersama lagi kelak di surgaNya. . Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu... . #gussholah #tebuireng #ipangwahid

A post shared by Ipang Wahid (@ipangwahid) on

Selamat jalan Papah, yang selalu mengajarkan kami untuk menjadi orang yang ikhlas dan bisa membawa manfaat bagi orang lain.

Yang mengajarkan kami untuk mengedepankan kejujuran, kesederhanaan, tanggung jawab dan kerja keras.

Yang selalu mengajarkan kami untuk selalu dekat kepada Allah dengan tidak melupakan kedekatan dengan mahlukNya yang lain.

Yang selalu mengingatkan kami bahwa memperjuangkan ke-Islaman itu nyaris sama pentingnya dengan memperjuangkan ke-Indonesiaan.

 Yang selalu menghibur kami saat kecil dengan ritual gitaran sambil nyanyi saat sarapan pagi, ataupun dengan humor segar yang bisa membuat kami tertawa lepas.

 

Selamat jalan Papah.

Banyak sekali yang sangat kehilangan.

 

 Jutaan orang melepas Papah dengan tangis dan doa.

 Sementara, aku justru sangat yakin sekarang Papah pasti justru sedang tersenyum di sana. Berjumpa dengan Sang Kholik, dengan Rasulullah, dengan keluarga yang dicintai, dan dengan amal kebajikan Papah yang selama ini tak putus putusnya Papah tanam.

 

Semoga Allah pertemukan kita bersama lagi kelak di surgaNya.

 Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu...

 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Begitulah curhatan Ipang Wahid. Ia yakin sekarang ayahnya sudah tersenyum di surga karena memang Gus Sholah banyak menanam amal saleh dalam hidupnya.

Semoga keteladanan Gus Sholah bisa dijadikan contoh hidup bagi kita semua yang ditinggalkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini