Ketika Allah Memberi Jaminan Perlindungan kepada Rasulullah

Annisa Ratna Setiawati, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 10 614 2166140 ketika-allah-memberi-jaminan-perlindungan-kepada-rasulullah-Fewi5T8Isw.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

Pada masa awal dakwahnya, Rasulullah mendapat perlindungan dari pamannya, Abu Thalib, yang merupakan tokoh pemuka Quraisy yang sangat disegani. Allah seakan menanamkan rasa cinta yang manusiawi dan hakiki dalam hati sang paman kepada Rasulullah.

Andai saja Abu Thalib masuk islam, pastilah orang-orang kafir dan para pemuka Quraisy sudah mengintimidasi Rasulullah. Namun, karena Abu Thalib bertahan dalam keyakinan dan agama kaum Quraisy, mereka segan dan menaruh hormat kepadanya. Ketika Abu Thalib wafat, Nabi pun mulai merasakan adanya gangguan dari kaum musyrikin.

Allah lalu menakdirkan kaum Anshar menyatakan baiat dan masuk Islam kepada Rasulullah, dan menawarkan kepada Rasulullaj untuk pindah ke Madinah. Setiap kali Rasulullah ingin pindah ke Madinah, kaum musyrikin selalu menghalanginya. Namun, setiap kali orang-orang musyrik dan Ahlul Kitab itu ingin berbuat jahat, setiap kali itu pula Allah membuat makar dan membalas makar mereka.

Contohnya, orang Yahudi pernah berusaha menyihir Nabi, tapi Allah menjaga beliau dan menurunkan dua surah perlindungan sebagai penawarnya. Orang Yahudi pun pernah meracuni Nabi atau Rasulullah dengan menaruhnya di daging kambing makanan di Khaibar, tapi Allah lagi-lagi memberi tahu dan menjaganya dari gangguan itu.

Demikian dikutip dari halaman 681-682 buku "Buku Pintar Sains dalam Al-Qur'an, Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah yang ditulis oleh Dr. Nadiah Thayyarah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya