Bersyahadat di Masjid Lautze, Ibu dan Anak Ini Resmi Jadi Mualaf

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 14 614 2168534 bersyahadat-di-masjid-lautze-ibu-dan-anak-ini-resmi-jadi-mualaf-jSY6M2ALXA.jpg Sri Sayati (kanan) dan anaknya (kiri berkemeja putih) saat proses bersyahadat. Foto: Novie/Okezone

HIDAYAH memang bisa datang dari mana saja, dan beberapa orang memutuskan menjadi mualaf karena tersentuh oleh agama Islam. Misalnya Sri Sayati dan Alfaro Christi, ibu dan anak ini kini resmi jadi bagian dari keluarga besar Muslim.

Suasana haru menyelimuti Masjid Lautze, Jakarta Pusat, ketika ibu dan anak ini akan membaca dua kalimat syahadat, yakni sebagai syarat sah jadi mualaf atau masuk ke dalam agama Islam.

Meski keduanya sedikit terbata-bata saat mengucapkan syahadat, namun mereka akhirnya berhasil melafalkannya. "Alhamdulillah, kami senang akhirnya resmi jadi Mualaf," kata Sri kepada Okezone di Masjid Lautze, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

Air matanya tidak berhenti menetes, sebab akhirnya ia dan anaknya, Alfaro, resmi jadi Mualaf. "Sudah satu tahun saya heran dengan diri sendiri, setiap mendengar shalawat, hati saya tersentuh," ujarnya.

Begitu juga dengan Alfaro, ia juga mengalami hal serupa. "Ini juga sudah lama saya merasakan ada yang aneh. Setelah tahu ibu saya mau masuk Islam saya langsung memutuskan juga ikut," ucap pria 18 tahun ini.

Saat ini keduanya lega karena sudah sah menjadi Mualaf, dan keluarganya pun mengikhlaskan mereka masuk ke dalam agama Islam.

Pembacaan syahadat Sri dan Alfaro dibimbing oleh Ustadz Ahmad Shabri Lubis. Di sela acara ini ia menerangkan bahwa tidak boleh ada paksaan terhadap seseorang yang ingin menjadi mualaf.

"Karena Islam ini agama yang tidak boleh ada pemaksaan, tidak boleh juga ada bujuk rayu. Pertama kali kita tanyakan tadi (sebelum mengucapkan syahadat), jadi benar-benar kalau masuk Islam itu harus kemauan dari sendiri, bukan paksaan," ucapnya.

"Setelah masuk Islam karena hati nurani sendiri, panggilan, nah berarti itu benar-benar hidayah dari Allah. Hidayah ini harus dijaga dan dirawat, dan kita semuanya umat Islam di seluruh dunia telah jadi saudaranya," terangnya. (abp)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini