Oleh karena itu, penting ada lembaga kajian halal seperti Pusat Studi Halal UNUSIA. Sebab keberadaan pusat studi halal ini dapat membantu masyarakat mengenai persoalan kehalalan.
"Apalagi masalah halal itu tidak pernah terpisahkan oleh kehidupan manusia. Ada empat, setidaknya ayat di dalam Alquran yang menyebutkan kata-kata halalan toyyiban, ini yang jadi semacam mantranya Indonesia tentang halalan toyyiban," kata Mastuki.
Lebih lanjut, ujar Mastuki, Indonesia saat ini menjadi negara mayoritas muslim dalam berbagai hal banyak menggunakan metode atau dengan menggunakan syariat Islam. Misalnya produksi makanan halal, fesyen muslim, hingga destinasi ramah muslim sudah berlaku di Tanah Air.
"Walau sebenarnya Brazil jadi negara paling tinggi jadi konsumen daging halal, tapi Indonesia masih tetap menjadi salah satu negara dengan produk jaminan halal tertinggi di dunia," Pungkasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)