Kejayaan umat Islam di masa depan bergantung pada keberhasilan yang dicapai oleh generasi muda muslim atau generasi M. Hal ini diungkapkan oleh Sultan Perak, Sultan Nazrin Shah dari Malaysia.
Menurut Sultan Nazrin Shah, generasi M terdiri dari mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Peran generasi M sangat penting dan sangat berpengaruh dalam menggerakkan dan membentuk arah masa depan umat dan dunia.
Generasi M, kata Sultan Nazrin Shah, memiliki rasa percaya diri dan kenyamanan dalam menggabungkan iman dan modernitas. Mereka tidak menghilangkan nilai-nilai tradisional dengan mudah tanpa terlebih dahulu memverifikasi fakta dan data dan membuktikan relevansinya di dunia saat ini.

“Mereka membutuhkan pemahaman dan rasionalitas masalah. Mereka juga mempraktikkan budaya dialog, bertanya, berdebat dan budaya berinteraksi."
“Mereka bukan lagi orang-orang yang duduk bersila di atas tikar, hanya mendengar dan menerima secara pasif apa yang dikatakan orang lain. Namun melalui internet, mereka memiliki sumber pengetahuan alternatif yang memungkinkan mereka untuk belajar dan membuat perbandingan untuk verifikasi,” jelas Sultan Nazrin Shah.
Seperti dilansir dari Malay Mail, Senin (24/2/2020), Sultan Nazrin Shah mengatakan, generasi M juga memiliki modal intelektual, memandang dunia dengan lensa yang lebih luas dan lebih kompleks dan percaya bahwa Islam harus dapat diterima oleh dunia.