Taiwan Berupaya Keras untuk Menarik Wisatawan Muslim

Tiara Syifa, Jurnalis · Rabu 04 Maret 2020 23:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 04 615 2178328 taiwan-berupaya-keras-untuk-menarik-wisatawan-muslim-JaIPLnMVqf.JPG Destinasi Wisata Taiwan (Foto: T2aiwan)

Taiwan telah melakukan upaya dua kali lipat untuk menjadikan negaranya lebih menarik dan ramah terhadap wisatawan Muslim, termasuk melatih orang-orang berbakat di sektor pariwisata. Mereka menawarkan insentif untuk agen travel yang ingin membuat paket perjalanan wisatawan Muslim.

Selain itu, mereka juga menawarkan untuk mempromosikan restoran dan fasilitas halal yang memenuhi syarat serta mendaftarkan selebriti untuk tujuan pemasaran.

Hal ini dinyatakan oleh perwakilan dari Taipei Economic and Cultural Office di Brunei Darussalam, Andrew Lee ketika ‘Lets Connect. Take a Journey to Taiwan’ yang diselenggarakan bersama Creativo Sdn Bhd dan Taipei Economic and Cultural Office di Brunei saat bertempat di Hotel Radisson.

“Selama beberapa tahun terakhir Halal travel telah mengalami perubahan yang signifikan. Pada awal dekade ini, bisnis-bisnis, hotel-hotel, dan operator tur menyediakan layanan fungsional yang memenuhi kebutuhan turis Muslim,” kata Andrew seperti yang dikutip Okezone dari Borneo Bulletin.

Andrew juga mengatakan Halal Travel 1.0 menawarkan makanan halal, kamar mandi yang nyaman, dan fasilitas beribadah. Berkat kemajuan teknologi, fase baru dari Muslim travel mulai muncul berdasarkan pengalaman dan konektivitas.

Selain itu, Halal travel 2.0 melibatkan teknologi seperti kecerdasan buatan, augmented reality, dan virtual reality untuk melibatkan para wisatawan Muslim di era digital.

Berkaitan dengan virus Covid-19, Andrew menjelaskan penyebarannya memberikan dampak terhadap industri pariwisata. Maskapai penerbangan berupaya mengurangi dampaknya. Hotel, museum, sektor penjualan dan makanan, serta bisnis lainnya yang mengandalkan pendapatan dari wisatawan diperkirakan akan menghadapi kemerosotan ekonomi yang besar.

Dalam pengalaman memerangi SARS pada 2003 dan dikeluarkan dari WHO, ia mengatakan Taiwan dan sistem medisnya telah bersiap untuk kemungkinan terburuk. Sejak virus baru tersebut menyebar di Wuhan pada Januari, Taiwan dengan cepat bereaksi dan memonitor situasi dengan cermat.

“Rumah sakit, pangkalan militer, pusat transportasi umum dan sekolah menerima perhatian maksimal untuk memastikan integritas manajemen penyakit dan jaringan pencegahan Taiwan. Pada saat yang sama, pemerintah mengambil langkah untuk menjaga persediaan masker bedah untuk publik.”

Selain itu, pengiriman masker ke luar negeri juga ikut tertunda sampai 30 April. Pemerintah juga bekerja sama dengan sektor swasta memasang 40 jalur produksi untuk membantu meningkatkan produksi masker setiap hari hingga 10 juta keping per hari sampai Taiwan menjadi produsen masker terbesar kedua di dunia.

Perisitwa tersebut dapat menyatukan agen travel dengan wisatawan. Ini juga dapat memperkuat hubungan dan jaringan antara agen travel dan pariwisata.

Biro Pariwisata Taiwan (yang berlokasi di Kuala Lumpur, Malaysia), Direktur Abeu Chou menyampaikan presentasi mengenai objek wisata yang ada di Taiwan. “Sebanyak 11,4 juta pengunjung datang ke Taiwan tahun lalu,” katanya, “Ada empat musim di Taiwan sehingga orang-orang melihat banyak pemandangan indah di semua musim. Taiwan juga menawarkan beberapa lanskap dan geologi serta jejak makanan yang enak,” tambahnya.

Tempat-tempat yang menarik termasuk area pembuatan payung dari kertas minyak, kuil kaca, sepeda kereta api, kota kecil bertele-tele, Teater Nasional Taichung, Universitas Tunghai, Museum Seni Rakyat Lukang, Perkebunan Qingjing, Kubah Lampu, Museum Chimei, Gunung Liushishi, Luye Plateau, Taroko Ngarai, pasar malam, taman hiburan, dan 24 taman sekitar Taiwan.

Menurut peringkat Global Muslim Travel Index 2019 yang dirilis oleh Crescent Rating Mastercard, Taiwan menempati peringkat ketiga yang paling ramah-Muslim di antara anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC).

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya