Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Taiwan Berupaya Keras untuk Menarik Wisatawan Muslim

Tiara Syifa , Jurnalis-Rabu, 04 Maret 2020 |23:42 WIB
Taiwan Berupaya Keras untuk Menarik Wisatawan Muslim
Destinasi Wisata Taiwan (Foto: T2aiwan)
A
A
A

Selain itu, Halal travel 2.0 melibatkan teknologi seperti kecerdasan buatan, augmented reality, dan virtual reality untuk melibatkan para wisatawan Muslim di era digital.

Berkaitan dengan virus Covid-19, Andrew menjelaskan penyebarannya memberikan dampak terhadap industri pariwisata. Maskapai penerbangan berupaya mengurangi dampaknya. Hotel, museum, sektor penjualan dan makanan, serta bisnis lainnya yang mengandalkan pendapatan dari wisatawan diperkirakan akan menghadapi kemerosotan ekonomi yang besar.

Dalam pengalaman memerangi SARS pada 2003 dan dikeluarkan dari WHO, ia mengatakan Taiwan dan sistem medisnya telah bersiap untuk kemungkinan terburuk. Sejak virus baru tersebut menyebar di Wuhan pada Januari, Taiwan dengan cepat bereaksi dan memonitor situasi dengan cermat.

“Rumah sakit, pangkalan militer, pusat transportasi umum dan sekolah menerima perhatian maksimal untuk memastikan integritas manajemen penyakit dan jaringan pencegahan Taiwan. Pada saat yang sama, pemerintah mengambil langkah untuk menjaga persediaan masker bedah untuk publik.”

Selain itu, pengiriman masker ke luar negeri juga ikut tertunda sampai 30 April. Pemerintah juga bekerja sama dengan sektor swasta memasang 40 jalur produksi untuk membantu meningkatkan produksi masker setiap hari hingga 10 juta keping per hari sampai Taiwan menjadi produsen masker terbesar kedua di dunia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement