nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fatwa MUI Soal Sholat Jumat, Imam Besar Istiqlal: Umat Harus Taat Ulama & Umaro

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2020 10:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 20 330 2186271 fatwa-mui-soal-sholat-jumat-imam-besar-istiqlal-umat-harus-taat-ulama-umaro-8qHhSg9hr7.jpg Nasarudin Umar (kiri pakai kacamata). Foto: Okezone

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) dalam fatwanya menyatakan sholat Jumat ditiadakan sementara di wilayah yang terkena wabah virus corona (COVID-19), namun umat Islam wajib menggantinya dengan sholat Dzhuhur. 

“Dalam kondisi penyebaran virus corona tidak terkendali di suatu kawasan yang mengancam jiwa, umat Islam tidak boleh menyelenggarakan sholat Jumat di kawasan tersebut sampai keadaan menjadi normal kembali dan wajib menggantikannya dengan shalat zuhur di tempat masing-masing,” demikian kutipan fatwa MUI yang dikeluarkan beberapa waktu lalu.

Menenggapi hal itu, Imam besar Masjid Istiqlal, Prof KH Nasaruddin Umar mengatakan dirinya sudah menganalisis keputusan MUI dan dinilai fatwa tersebut tepat. Oleh karenanya mengikuti anjuran ulama dan umara (pemerintah).

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta juga mengimbau agar Sholat Jum’at ditiadakan sementara guna mencegah penularan virus corona.

“Oleh karena itu bagi kita umat bergama tidak ada cara lain kecuali mengikuti ulama dan umara kita. Tidak mungkin kedua institusi ini akan memberika satu fatwa yang tidak sejalan dengan apa yang menjadi kenyataan kita,” ucap Nasaruddin.

Lebih lanjut pihak Masjid Istiqlal sendiri sudah resmi mengumumkan bahwa Sholat Jumat ditiadakan untuk hari ini dan pekan depan. Untuk lebih jelasnya, berikut keterangan lengkap dari Masjid Istiqlal:

"Assalamualaikum, warahmatullahi waabarakatu.

Kepada seluruh Pengurus dan Karyawan Masjid Istiqlal, disampaikan bahwa mengingat perkembangan situasi COVID-19 di DKI Jakarta khususnya, dan Intruksi Imam Besar Masjid Istiqlal yang merujuk kepada Keputusan Gubernur DKI Jakarta, pada Kamis, 19 Maret 2020 pukul 17.50 WIB, diputuskan di Masjid Istiqlal tidak melaksanakan sholat jumat selama dua minggu (dua kali tidak sholat Jumat). Diganti dengan Sholat Zuhur masing-masing (tidak berjamaah).

Seluruh Masjid di DKI Jakarta diminta untuk tidak melaksanakan Sholat Jumat maupun Sholat Berjamaah harian selama dua minggu ini. Demikian untuk menjadi perhatian.

Wassalamualaikum warahmatullahi waabarakatu...

Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal,

Laksamana Pertama TNI (Purn) Asep Saepudin."

 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini