Pandemi Corona Meluas, Pasangan Ini Ijab Kabul dengan Seutas Tali

Rabu 01 April 2020 18:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 01 614 2192549 pandemi-corona-meluas-pasangan-ini-ijab-kabul-dengan-seutas-tali-sWpEB75eER.jpg foto: iNews.id

IMBAUAN untuk menjaga jarak alias melakukan physical distancing disampaikan pemerintah, mengingat risiko penyebaran virus corona (COVID-19) semakin meluas di Indonesia.

Hal ini berdampak kepada resepsi pernikahan yang dihentikan atau ditunda, karena untuk mencegah masyarakat berkumpul dalam jumlah banyak di satu tempat.

Namun di Jombang, Jawa Timur, sebuah akad nikah berlangsung unik lantaran mempelai laki-laki dan penghulu tidak berjabat tangan melainkan saling memegang tali. Hal ini terpaksa dilakukan lantaran wabah corona, sehingga jabat tangga sangat tidak dianjurkan.

Peristiwa ini terjadi di sebuah musala Desa Sumberjo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Mempelai laki-laki bernama Ifan Saefudin mempersunting gadis pujaannya, Miftahul Firdaus.

Ifan dan penghulu tidak berjabat tangan saat melangsungkan akad nikah. Keduanya memegang seutas tali yang masing-masing memegang ujungnya.

Usai mengucapkan kalimat ijab, penghulu langsung menarik benang sehingga Ifan langsung menjawabnya.

Menurut Penghulu dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Jombang, Hasanudin, akad nikah unik ini tetap sah.

“Kami semua memakai masker, sarung tangan dan tali ini sebagai upaya lahiriah untuk mencegah penyebaran corona, tapi tidak mengurangi makna pernikahan itu sendiri,” katanya seperti dilansir iNews.id, Selasa (31/3/2020).

Selain menggunakan benang, di acara pernikahan Ifan Saefudin dan Miftahul Firdaus ini juga terpaksa dilakukan secara sederhana dengan dihadiri oleh 10 orang dari keluarga dekat. Hampir semua orang selain mengenakan masker juga memakai sarung tangan.

Meski demikian Ifan mengaku sangat bahagia dengan pernikahan tersebut. “Sempat takut tidak lancar akadnya, tapi setelah semua berjalan lancar, saya lega,” tandasnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadist Indonesia, Ustadz Fauzan Amin mengatakan, pernikahan tersebut tetap sah selama tidak melanggar rukun dan syarat sah nikah.

“Karena KUA sudah bikin aturan, agar kalau mau nikah cuci tangan dulu, steril dan tetap jaga jarak,”ujarnya kepada Okezone.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Namun kata dia, akad nikah yang memegang seutas tali tersebut menyalahi tradisi yang lazim digunakan, yaitu menjabat tangan. “Hanya saja ini menyalahi tradisi yang umumnya (saat ijab kabul) menggunakan jabatan tangan,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya