Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mati Syahid bagi Korban COVID-19, Haedar Nashir: Jangan Tolak Jenazah Mereka

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Kamis, 02 April 2020 |17:08 WIB
Mati Syahid bagi Korban COVID-19, Haedar Nashir: Jangan Tolak Jenazah Mereka
Ilustrasi. Foto: Shafaaq
A
A
A

PENOLAKAN terhadap jenazah korban virus corona (COVID-19) sempat terjadi di sejumlah daerah, di antaranya di Sawangan, Depok, Jawa Barat, dan di sekitar TPU Rufei, Kelurahan Palputih, Distrik Sorong Barat.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir pun menyayangkan penolakan jenazah korban COVID-19 itu. Ia mengatakan pasien yang meninggal akibat virus tersebut harus diperlakukan secara terhormat.

Bahkan menurut Tarjih Muhammadiyah,"Pasien COVID-19 yang meninggal dunia yang sebelumnya telah berikhtiar dengan penuh keimanan untuk mencegah dan atau mengobatinya, maka mendapat pahala seperti pahala orang mati syahid."

"Jika pemerintah dan para pihak telah menetapkan kuburan bagi jenazah COVID-19 sesuai protokol, maka tidak sebaiknya warga masyarakat menolak penguburan. Apalagi sampai meminta jenazah yang sudah dimakamkan dibongkar kembali dan dipindahkan," ujarnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Muhammadiyah pada Kamis (2/4/2020).

Haedar meminta agar mereka yang positif terjangkit COVID-19 diperlakukan secara baik. Jika dikarantina di satu lokasi atau menempuh karantina sendiri di kediamannya, jangan ditolak warga. "Aparat setempat agar dengan bijak memahamkan warga dan jangan ada yang ikut-ikutan menolak," tutur Haedar.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement