Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sholat Tarawih di Rumah Hanya Dua Orang, Apakah Kedudukan Pahalanya Sama?

Novie Fauziah , Jurnalis-Jum'at, 24 April 2020 |14:21 WIB
Sholat Tarawih di Rumah Hanya Dua Orang, Apakah Kedudukan Pahalanya Sama?
ilustrasi: shutterstock
A
A
A

SELAIN menjalankan puasa, ibadah lainnya adalah sholat tarawih. Hukumnya adalah sunah muakad atau sangat dianjurkan bagi umat Islam terdapat keutamaan di dalamnya. Apalagi jika dilakukan berjamaah, baik di masjid atau rumah.

Namun jika sholat tarawih berjamaah hanya dilakukan dua orang, yaitu hanya melibatkan imam dan satu makmum saja apakah kedudukan pahalanya tetap sama?

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin menuturkan, sholat tarawih berjamaah yang dilaksanakan hanya melibatkan dua orang saja yaitu antara imam dan satu makmum pahalanya sama seperti berjamaah pada umumnya.

“Sholat Tarawih berjamaah di rumah walau hanya dilaksanakan oleh dua orang itu Insya Allah pahalanya sama, yaitu sama dengan 27 derajat,” katanya saat dihubungi Okezone belum lama ini.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

Artinya: “Sholat jamaah lebih baik 27 derajat dibanding sholat sendirian.” (HR. Bukhari, dan Muslim).

Lebih lanjut, kata ustadz Ainul Yaqin, Sholat Tarawih berjamaah maupun sendiri di rumah saat kondisi seperti ini, yakni dalam rangka mencegah meluasnya virus COVID-19 adalah pilihan yang tepat dan sesuai dengan anjuran atau Sunah Rasulullah yakni menghindari madharat penularan atau penyebaran virus tersebut, dengan sholat tarawih di rumah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Dari Abi Hurairah radliyallahu 'anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: ‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat” (HR Muslim).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement