Cara Mudah Menjalin Kedekatan dengan Alquran

Minggu 26 April 2020 04:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 25 330 2204902 cara-mudah-menjalin-kedekatan-dengan-alquran-crSEL9ukLn.jpg

Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa, karena Alquran turun di dalamnya. Oleh karenanya bulan ini disebut juga sebagai Syahrul Qur'an atau bulannya Alquran.

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ

Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran, (Al-Baqarah: 185)

Jika sebelum Ramadhan, Alquran mungkin hanya terpajang di lemari atau rak buku. Kini Alquran lebih mendapatkan perhatian. Banyak umat Islam mengisi waktunya untuk berdekatan dengan Alquran. Mulai dari membacanya, menghafalnya hingga menelaah dan mempelajari isi dan kandungannya.

Meski begitu setiap muslim perlu menyadari bahwa tujuan diutusnya Nabi Muhammad dengan diturunkan Alquran ialah agar manusia mendapatkan petunjuk sehingga bisa keluar dari aneka kegelapan.

الٓرۚ كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ إِلَيۡكَ لِتُخۡرِجَ ٱلنَّاسَ مِنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ بِإِذۡنِ رَبِّهِمۡ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَمِيدِ

Alif Lam Ra. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu (Muhammad) agar engkau mengeluarkan manusia dari kegelapan kepada cahaya terang-benderang dengan izin Tuhan, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Mahaperkasa, Maha Terpuji. (QS. Ibrahim: 1)

Dengan kata lain, kedekatan dengan Nabi Muhammad Saw dan Alquran berpotensi untuk mentransformasi diri dan masyarakat keluar dari aneka kegelapan menuju cahaya.

Menarik karena kata adz dzulumat dalam ayat tersebut menggunakan kata jama’ atau plural sehingga berarti aneka kegelapan. Sedangkan an nur yang artinya cahaya menggunakan kata tunggal atau mufrad.

Dalam tafsir Al Qurthubi dijelaskan bahwa minadz dzulumat ilan nur itu dari gelapnya kekufuran, kesesatan dan kebodohan menuju cahaya iman dan ilmu. Imam Al Qurthubi menyebutkan bahwa istilah kegelapan dan cahaya adalah perumpamaan. Kekufuran itu digambarkan dengan kegelapan dan ajaran Islam itu ialah cahaya.

Bisa jadi setiap kita memiliki sisi gelap masing masing. Ada kekurangannya, tak luput dari kesalahannya, serta ada pula kesesatan yang kita alami karena kebodohan atau kelalaian. Oleh karenanya, kita perlu terus menjaga kedekatan dengan Rasulullah Saw dan Alquran yang diturunkan kepadanya.

قُلۡ إِن كُنتُمۡ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِي يُحۡبِبۡكُمُ ٱللَّهُ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡۚ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ

Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Ali 'Imran, Ayat 31)

Jalinlah kedekatan itu dengan menjalin hubungan rohani dengan beliau. Bershalawat, bertawassul dan menghidupkan sunah disertai rasa cinta kepadanya dan ahli baitnya. Serta dekat dengan penerus beliau dari kalangan ulama al amilin. Dengan begitu otomatis kita akan dekat dengan Alquran.

Oleh : Saepuloh

Penulis adalah Muballigh Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyyah (TQN) Pontren Suryalaya, Koordinator Dai Instruktur Nasional (DIN) JATMAN dan Peneliti Pusat Studi Al Qur'an (PSQ)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya