Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marhaban Ya Ramadhan, Mari Pahami 3 Hakikat Kehidupan Manusia di Dunia

Marhaban Ya Ramadhan, Mari Pahami 3 Hakikat Kehidupan Manusia di Dunia
A
A
A

Dengan memahami makna kehidupan, seseorang akan mampu mengendalikan dan mengekang hawa nafsu yang su’ (buruk) dan melahirkan hawa nafsu yang baik yang dapat memancarkan sifat dan perilaku positif bagi kemanusiaan, di antaranya menumbuhkan kesadaran untuk saling berbagi, saling mengasihi, saling memaafkan dan berujung pada terwujudnya ketentraman dan kedamaian di dalam dirinya dan bagi manusia disekelilingnya, sabda Rosulullah Saw. “Tidaklah aku (Muhammad) diutus kepadamu (manusia) kecuali untuk memberikan kasih sayang pada seluruh alam”.

2. Bahwa Manusia harus menyadari akan keberadaannya di dunia ini yang terlahir dalam keadaan suci dan terbebas dari dosa, namun dalam perjalannya, manusia terlena dan bersimbah dengan dosa dan kesalahan yang tak terhitung jumlahnya, baik kesalahan kepada sesama manusia, kepada alam sekelilingnya, dan kepada sang maha Kholiq.

Untuk itulah Allah swt. menjadikan Ramadhan sebagai bulan ampunan bagi manusia agar dapat kembali kepada fitrahnya melaui pelaksanaan ibadah puasa selama sebulan penuh dengan didasari oleh keimanan dan hanya mencari keridlaan-Nya, maka Allah swt akan mengampuni dosa dosanya yang telah lalu.

Disamping puasa yang khusu’, membayar zakat fitrah merupakan suatu keharusan bagi orang yang berpuasa, karena zakat fitrah disamping sebagai penyempurna puasa Ramadhan juga sebagai pembersih hati orang kaya dan penambah rizki bagi orang miskin.

3. Bahwa manusia yang beriman pasti menyadari bahwa kehidupan ini hanya sementara, tidak kekal dan penuh dengan tipudaya, dan pada saatnya nanti manusia akan kembali menghadap sang Kholiq di alam akhirat untuk selama lamanya guna mempertanggung jawabkan semua amal berbuatan dan amanah yang telah diberikan kepada manusia semasa di dunia, perbuatan baik dan buruk sekecil biji dzarrah pun tidak luput dari catatan malaikat Allah swt untuk menentukan apakah mereka berhak atas syurga atau neraka Nya.

Ramadhan sebagai bulan yang dapat menyelamatkan manusia dari pedihnya siksa api neraka selama manusia mau memanfaatkan keberkahan yang terkandung dalam bulan Ramadhan dengan bersungguh sungguh memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadhan untuk mendapatkan “Laylatul Qodar” yang nilai nya lebih mulia dari seribu bulan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement