Apa Iya Zina Mata saat Ramadhan Membatalkan Puasa?

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 28 April 2020 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 28 330 2206072 apa-iya-zina-mata-saat-ramadhan-membatalkan-puasa-4Pn1hp2rss.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

BERPUASA sejatinya bukan hanya sekedar menahan rasa lapar dan haus, sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Tapi berpuasa juga menjadi latihan untuk bagaimana setiap umat Muslim bisa mengontrol dirinya sendiri.

Termasuk menahan hawa nafsunya untuk melakukan perbuatan tidak terpuji. Salah satu contohnya melakukan zina mata. Nah, lalu apa hukumnya jika tengah berpuasa di bulan Ramadhan namun tetap melakukan perbuatan zina mata. Bagaimana jadinya puasa Ramadhan tersebut? Apakah langsung otomatis batal?

zina mata

Jawabannya adalah tidak batal puasanya. Namun seperti dijelaskan oleh Ustadz Khalid Basalamah dalam salah satu tayangan ceramahnya, yang melakukannya menjadi berdosa.

“Apakah zina mata membatalkan puasa Ramadhan? Tentu saja tidak, tapi dia berdosa, haram. Karena jelas yang membatalkan puasa adalah makan, minum, berhubungan biologis hingga klimaks, atau melakukan onani, masturbasi dan seterusnya. Apa yang dilakukan ini maka bisa membatalkan puasa kalau sampai klimaks. Kalau tidak, maka ini adalah dosa kalau bukan sama pasangan halal,” jelas Ustadz Khalid Basalamah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ustadz Khalid Basalamah kemudian menambahkan, memang ada pengecualian untuk pasangan suami-istri. Seperti yang dikatakan Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah tetap mencumbu istrinya saat di bulan Ramadhan.

“Tapi kalau suami istri masih dibolehkan, makanya Aisyah berkata dalam riwayat Bukhari, Rasulullah SAW tetap mencumbu kami meski di bulan Ramadhan. Tapi Rasulullah SAW adalah laki-laki yang paling bisa mengontrol nafsunya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya