BERPUASA adalah salah satu kewajiban umat Muslim yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Selama menjalankan amaliah ini, umat Islam akan menahan makan dan minumnya serta hal-hal yang membatalkan puasa mulai terbit hingga terbenamnya matahari disertai dengan niat.
Di sela-sela menjalankan ibadah puasa, pasti sebagian orang memasak untuk menyiapkan hidangan berbuka. Rasanya khawatir akan tidak enak jika memasak tanpa mencicipinya. Lalu bagaimana hukum mencicipi masakan saat berpuasa?
Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadist Indonesia Ustadz Fauzan Amin mengatakan, mencicipi masakan tidak mengakibatkan batalnya puasa, melainkan makruh. "Boleh. Asal tidak ditelan, hukumnya makruh," terang ustadz Fauzan Amin saat dihubungi Okezone, Selasa (5/5/2020).
Ia pun menguatkan pendapatnya berdasarkan perkataan Ibnu Abbas.
لا بَأسَ أَن يَذُوق الخَلَّ أو الشَيءَ مَا لَـم يَدخُل حَلقَه وهو صائم. رواه البخاري معلقا
“Tidak mengapa mencicipi cuka atau makanan lainnya selama tidak masuk ke kerongkongan.” (H.r. Bukhari secara mu’allaq).