Makkah dan Madinah merupakan tempat suci yang sangat dimuliakan dan dirindukan oleh umat Islam di seluruh dunia. Berbagai macam ikhtiar serta doa dipanjatkan agar bisa berangkat ke sana.
"Hanya Allah yang berkehendak jika seseorang datang ke Makkah dan Madinah," ujar Guru Fikih Pondok Pesantren Al Masthuriyah Ustadz Mumu Mudzakir saat dihubungi Okezone, Selasa (5/4/2020.
Allah berfirman:
وَإِذْ جَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى ۖ وَعَهِدْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ أَنْ طَهِّرَا بَيْتِيَ لِلطَّائِفِينَ وَالْعَاكِفِينَ وَالرُّكَّعِ السُّجُودِ
Artinya: "Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) Matsabah bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat sholat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud". (QS al-Baqarah: 125).