Didi Kempot Meninggal Dunia, Sobat Ambyar Yuk Baca Doa Ini

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 05 Mei 2020 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 618 2209381 didi-kempot-meninggal-dunia-sobat-ambyar-yuk-baca-doa-ini-eoM5mLRgqG.jpg Sumber Foto: Instagram @didikempot_official

Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020) di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah pada pukul 07.45 WIB.

Didi Kempot sendiri dikenal memiliki penggemar setia yang disebut sebagai Sobat Ambyar. Tidak hanya terdiri dari kalangan dewasa, tetapi kaum muda saat ini juga menjadi penggemar lagu-lagu pria kelahiran 31 Desember 1966 tersebut.

Selain lagu campursari, Didi Kempot juga beberapa kali melantunkan lagu religi, salah satunya yang berjudul Bismillah. Lagu religi tersebut bermakna puji-pujian kepada Allah SWT.

Nah sebagai orang baik, tentu penggemar merasa kehilangan saat melepas kepergian Didi Kempot. Untuk itu, baiknya umat Muslim mendoakan Didi Kempot agar mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT.

Biasanya, sebagai Muslim yang baik ketika mendengar saudaranya meninggal dunia, maka kalimat pertama yang diucapkan adalah Innalillahi Wa Innailaihi Rajiun. Artinya ucapan itu adalah sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali.

Namun selain mengucapkan kalimat tersebut, apalagi yang harus diucapkan? Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, selayaknya mendoakan saudara yang meninggal agar Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya dan dijadikan husnul khatimah.

Baca Juga: Tauladan dari Rasulullah, Banyak Bekerja Sedikit Bicara

“Sebagai seorang hamba yang mendapat ridhaNya. Selain itu layaknya sebagai Muslim, lakukan takziyah, mensholati, mengantar hingga menguburkan, tunaikan hak-haknya sebagai seorang Muslim yang meninggal dunia. Sebab sesungguhnya Muslim itu bersuadara, baik di dunia dan akhirat nanti,” katanya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Sebagaimana dalam hadist yang diriwayatkan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ ». قِيلَ مَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ »

Artinya: “Dari Abu Hurairah rodiallahu’anhu berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Hak seorang Muslim atas Muslim yang lainnya ada enam: dikatakan kepadanya “apakah itu wahai Rasulullah”?, Beliau mengatakan: Jika engkau berjumpa maka sampaikanlah salam, jika dia mengundangmu maka penuhilah undangannya, jika dia meminta nasihatmu maka nasehatilah dia, jika dia bersin lalu memuji Allah maka doakanlah dia, jika sakit maka jenguklah ia, dan jika meninggal maka iringilah jenazahnya (H.R Muslim).

Di dalam riwayat hadist yang lain, Rasulullah SAW bersabda:

عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِى تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى »

Artinya: Dari Nu’man bin Basyir berkata: Rasulullah SAW bersabda:” Perumpamaan orang-orang beriman dalam kecintaan, kasih sayang dan perasaan mereka seperti satu jasad, jika salah satu anggota mengaduh kesakitan maka seluruh jasad akan merespon dengan bergadang dan panas” (H.R Muslim).

Baca Juga: Ramadhan di Tengah Corona Momentum Menciptakan Pesantren Keluarga

Ustadz Ainul Yaqin menuturkan, hal ini dikarenakan Muslim satu dengan yang lainnya adalah saudara. "Seorang Muslim yang sempurna adalah yang ikut merasakan kesedihan dan kehilangan dan ikut ber empati ketika saudara Muslimnya tertimpa musibah," terangnya.

Ustadz Ainul Yaqin juga memberikan contoh doa yang bisa dibaca ketika ada orang meninggal dunia. Doanya yaitu:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لها وَارْحَمْها وَعَافِها وَاعْفُ عَنْها وَأَكْرِمْ نُزُلَها وَوَسِّعْ مُدْخَلَها وَاغْسِلْها بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّها مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْها دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِها وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِها وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِها وَأَدْخِلْها الْجَنَّةَ وَأَعِذْها مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfir lahaa warhamhaa wa ‘asfihaa wa fu’anhaa wakrim nudzulahaa wawasi’ mudholahaa wagsilhaa bilmaai watsalji wal barodi wanaqqohaa min khotooyaa kamaa naqoitats tsaubal abyado minad danasi wabdilhaa daarol khoiron min daarihaa eaahlan khoiron min ahlihaa wajaudzan khoiron nin jaudzihaa waadhilnaj jannata wa a’idzhaa min adzaabil qobrii au min adzabin naar.

Baca Juga: Gaya Hijab Santun Menantu SBY Aliya Rajasa di Tanah Suci

Artinya: “Ya Allah! Ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), pasangan yang lebih baik daripada pasangannya (di dunia), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka".

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini