Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Memahami Ulang Makna Kesalehan Sosial

Memahami Ulang Makna Kesalehan Sosial
Memahami Ulang Makna Kesalehan Sosial (Foto: Mydonate)
A
A
A

Selama ini sering dikatakan bahwa Islam tidak hanya mengajarkan kesalehan ritual, tetapi juga kesalehan sosial. Dalam Alquran sendiri, yang kedua bahkan lebih mendapat perhatian daripada yang pertama.

Konon kalau ada satu ayat Alquran yang berbicara mengenai ritual, maka akan ada 100 ayat yang berbicara masalah sosial. Demikian pula dalam hadits. Dalam Sahih Muslim, salah satu kitab hadits yang utama, jumlah hadits yang membahas soal kemasyarakatan 3 kali lipat lebih banyak daripada yang mengatur perkara ibadah ritual.

Pertanyaannya kemudian adalah apa sesungguhnya makna sosial dalam kesalehan sosial itu? Apakah ia mengacu pada relasi-relasi antar individu dalam masyarakat atau lebih daripada itu? Lalu terutama di bulan Ramadhan yang kali ini terasa istimewa karena adanya wabah virus corona, bagaimana sebaiknya kita menerapkan kesalehan sosial agar lebih relevan?

(Baca Juga : Pesan Damai Malam Lailatul Qadar)

Dari sejumlah penafsiran yang berkembang, makna sosial dalam kesalehan sosial memang masih terbatas pada relasi-relasi antar individu dalam masyarakat. Yang diutamakan adalah tolong menolong antar sesama sebagaimana diperintahkan dalam Q. S. Al-Maidah ayat 2, ta’awanu ‘alal birri wa at-taqwa. Secara lebih kongkret, tolong menolong itu diwujudkan dalam bentuk bantuan atau santunan dari mereka yang lebih mampu kepada mereka yang kekurangan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement