MUI Jateng Imbau Umat Islam Salat Idul Fitri di Rumah

Selasa 19 Mei 2020 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 614 2216330 mui-jateng-imbau-umat-islam-salat-idul-fitri-di-rumah-6UldEgfaar.jpg Umat Islam melaksanakan sholat id di lapangan terbuka (Foto: Okezone.com)

MENJELANG pelaksanaan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Ketua Umum MUI Jawa Tengah, Dr KH Ahmad Darodji mengimbau umat Islam di Provinsi Jateng untuk tetap menjaga protokoler kesehatan dengan melaksanakan salat Idul Fitri 1441 Hijriyah di rumah masing-masing secara berjamaah.

Masyarakat diimbau menghindari salat berjamaah di masjid atau di lapangan saat pandemi Covid-19. Sebab menurut dia, langkah ini adalah yang terbaik dalam upaya menjaga dan melindungi masyarakat dari serangan virus corona.

“Kami memahami kerinduan umat Islam salat di masjid, setelah cukup lama tidak salat di masjid. Faktor penyebabnya yang dipicu Covid-19 yang masih tinggi dan fluktuatif. Bila kondisi segera mereda maka MUI Jateng pun segera menurunkan level tausiyahnya,” kata Kiai Darodji dalam dialog interaktif, Senin 18 Mei 2020, seperti dikutip dari KRjogja.

Dialog bertema 'Tausiyah MUI Jateng Terkait Salat Id di Tengah Covid-19' tersebut turut menghadirkan narasumber lain yaitu Plt Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, KH Ahyani dan dipandu oleh Fitria Kholilla.

Baca juga: Ini Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Sahih

Kiai Darodji mengatakan, melihat kondisi Jateng masih masuk zona merah Covid-19, seluruh masyarakat diharapkan meningkatkan kedisiplinan dalam melawan virus corona. Hanya dengan kedisiplinan inilah kata dia, corona akan lenyap.

“Jadi bukan berarti menunggu Covid lenyap begitu saja tanpa usaha apa-apa,” tegasnya.

Yang terpenting di tengah wabah saat ini, seluruh kekuatan umat agar bersatu padu dan menjaga persatuan kesatuan. Tidak boleh saling menyalahkan dan merasa paling benar. Bahkan lanjut Kiai Darodji, ada pula yang sengaja membenturkan seolah-olah antara Fatwa MUI Pusat tertanggal 13 Mei dengan Tausiyah MUI Jateng tertanggal 7 Mei ada perbedaan.

“Saya tegaskan tidak ada perbedaan apapun yang dikeluarkan MUI Pusat dan MUI Jateng terkait salat id di masa Covid-19. Bedanya, Fatwa MUI Pusat menjangkau seluruh Indonesia, sedangkan tausiyah MUI Jateng menjangkau provinsi Jateng saja,” terang dia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara itu, Plt Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, KH Ahyani menyatakan, seruan untuk salat Idul Fitri di rumah juga sudah disampaikan Menteri Agama, Fachrul Razi melalui Surat Edaran yang ditindaklanjuti oleh Kemenang se-Indonesia. Bahkan disertai pula pedoman dan tata cara penyelenggaraan salat id di rumah, sebagaimana dikeluarkan MUI.

Pihaknya saat ini mengefektifkan sosialisasi solat id di rumah dengan mengerahkan sebanyak 5.200 lebih tenaga penyuluh dan 24 ribu lebih tenaga ASN di lingkungan Kemenag Jateng.

Sosialisasi ini tidak hanya mengajak salat id di rumah secara berjamaah namun juga agar masyarakat memahami tata cara salat id yang praktis dan benar. Bahwa, tidak ada yang sulit menyelenggaraan salat id di rumah. Ibaratnya, tidak hafal surat-surat pendek, membaca surah Alfatihah pun sudah cukup.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya