PANDEMI corona virus disease (Covid-19) mengubah cara warga Muslim di Amerika Serikat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Hal ini turut dirasakan Kori Majeed. Akibat masjid-masjid ditutup, ia lebih banyak berada di rumah.
Meski begitu, pendiri Green Ramadhan yang tinggal di Maryland tersebut aktif secara daring. Bekerja sama dengan Green Muslim di Virginia, Majeed meluncurkan Khalifa Conversation atau bincang-bincang di media sosial dengan sesama Muslim pegiat lingkungan.
Baca juga: Masjid Raya Paris: Penghormatan untuk 100 Ribu Pejuang Muslim
Dalam pertemuan virtual itu, Majeed dan warga Muslim lainnya berbagi ide tentang hal-hal yang dilakukan secara lokal. Selepas berbincang dan saling berbagi pengalaman dalam Khalifa Conversation, semua yang terlibat menjadi termotivasi untuk lebih banyak berbuat bagi lingkungan, sesuai ajaran Islam.
"Khalifa Conversation secara online merupakan salah satu cara bagi saya menjangkau sekaligus menghubungkan mereka yang tertarik untuk memberi dampak yang lebih positif pada lingkungan berdasarkan ajaran Islam," tutur Majeed, seperti dikutip dari VOA, Selasa (19/5/2020).

Walaupun formatnya adalah bincang-bincang, bukan berarti dalam kegiatannya setiap minggu, orang-orang yang hadir dalam Khalifa Conversation hanya berbicara panjang-lebar tanpa makna. Dalam setiap pertemuan, ditetapkan materi dan dihadirkan seseorang yang lebih berpengalaman dalam materi pembahasan untuk berbagi ilmu.
Misalnya, ahli berkebun permakultur yang dalam bincang-bincang itu berbagi pengalamannya berkebun. Ia juga memberi sejumlah tips berkebun di tempat terbatas dengan memanfaatkan lahan yang tidak luas. Ia bahkan memotivasi peserta bincang-bincang untuk berkebun secara kecil-kecilan di perkarangan sendiri.
Baca juga: Sholat Idul Fitri di Rumah dan Bermaafan via Medsos demi Keselamatan Bersama
Dalam kesempatan lain, kolaborasi dua perempuan dari Green Muslim dan Green Ramadan itu membahas cara hidup praktis secara Islam dengan semangat peduli lingkungan. Mereka yang berbagi pengalaman adalah pasangan suami-istri yang memutuskan keluar dari ingar-bingar kehidupan Kota Washington DC untuk hidup sebagai peternak dan petani organik di Virginia dan mendirikan Fitrah Farm.
"Kami juga mendatangkan tamu pembicara dengan keluarga beranggotakan 11 orang. Rumah tinggal mereka awalnya tidak menetap, di dalam rumah mobil, lalu membeli lahan di pinggiran Virginia untuk pertanian organik dan menyediakan daging halal bagi masyarakat," tambah Majeed.