Share

Idul Fitri di Tengah Pandemi Corona, Jokowi: Semoga Cepat Berlalu

Hantoro, Jurnalis · Minggu 24 Mei 2020 11:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 24 614 2218860 idul-fitri-di-tengah-pandemi-corona-jokowi-semoga-cepat-berlalu-0n4uz29HSK.jpg Presiden Jokowi dan keluarga menunaikan Sholat Idul Fitri di halaman Istana Bogor. (Foto: Lukas/Biro Pers Setpres)

PRESIDEN Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana dan keluarga merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah secara sederhana. Pasalnya kini masih dalam suasana pandemi global corona virus disease (covid-19).

Kepala Negara menyatakan Lebaran tahun ini tidak ada gelar griya (open house), mudik, atau Sholat Id di tanah lapang. Ia merasa keadaan tersebut cukup berat, tapi harus dihadapi bersama-sama. 

Dirinya pun berharap wabah virus corona di Indonesia dan seluruh dunia segera berakhir. Kemudian semua orang bisa beraktivitas normal seperti sedia kala.

"Semoga pandemi ini segera berlalu agar kita dapat bertemu dan saling melepas rindu," ungkapnya melalui akun Twitter @jokowi, Minggu (24/5/2020).

Presiden Jokowi beserta keluarga menunaikan Sholat Idul Fitri di halaman depan Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor. Sholat Id berjamaah ini dipimpin Ketua DKM Masjid Baitussalam Istana Kepresidenan Bogor Ustadz Muhammadun dan dimulai pada pukul 06.32 WIB.

"Saya dan Ibu Negara mengikuti Sholat Idul Fitri 1441H di halaman depan Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor, pagi ini bersama beberapa orang yang sehari-hari bersama kami. Termasuk, imam dan khatib, serta bilal yang datang dari lingkungan pengamanan dan pegawai istana," terang Presiden Jokowi. 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara khatib Ustadz Muhammadun dalam tausiahnya mengusung bertema 'Idul Fitri Momentum Hijrah". Ia menyampaikan bahwa Idul Fitri menjadi momentum menghapus segala dosa dan kesalahan, serta waktu untuk hijrah menuju kebaikan.

"Jika sebelum Ramadan kita saling bermusuhan, saling menghina satu sama lain, banyak melakukan kesalahan, maka setelah hari raya Idul Fitri ini mari kita komitmen untuk memperbaiki diri, saling rukun, saling bermaafan, saling bersatu, dan saling mempererat persaudaraan," ujarnya, dikutip dari keterangan Biro Pers Setpres. 

Presiden Jokowi beserta keluarga menunaikan Sholat Idul Fitri di Istana Bogor. (Foto: Biro Pers Setpres)

Ustadz Muhammadun kemudian mengingatkan bahwa sebagai sesama Muslim bersaudara, jadi wajib saling berbuat baik.

"Semoga hari raya Idul Fitri ini menjadikan momentum bagi kita untuk semakin baik, semakin rukun, semakin bersatu, cinta damai, mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah Subhanahu wa ta'ala," jelasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini