Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Mualaf Abu Bakar, Percaya pada Islam karena Mimpi

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 29 Mei 2020 |15:31 WIB
Kisah Mualaf Abu Bakar, Percaya pada Islam karena Mimpi
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
A
A
A

Mendengar penjelasan tersebut, hati Abu Bakar berdebar-debar. Ia ingin sekali bertemu dengan lelaki yang dikatakan si pendeta itu, pria bernama Muhammad dari Bani Hasyim.

Sesegera mungkin Abu Bakar pergi kembali ke tempat penginapannya dan berkemas pulang ke Makkah. Dicarinya lekaki bernama Muhammad tersebut, dan Allah mempertemukan Abu Bakar dengan Muhammad.

Setelah bertemu, Abu Bakar selalu memerhatikan Nabi Muhammad. Maka Abu Bakar tak ingin berpisah dengan Rasulullah. Tak sekejap pun Abu Bakar melepas pandangannya dari Nabi Muhammad. Hal itu berjalan hingga beberapa hari.

Hingga suatu saat Nabi Muhammad bertanya pada Abu Bakar, "Setiap hari kulihat kau datang kepadaku dan duduk bersamaku, serta selalu memerhatikanku. Mengapa kau tak masuk Islam?"

Ilustrasi tanah Arab. (Foto: Freepik)

Mendengar pertanyaan Nabi Muhammad, Abu Bakar menjawab, "Jika kau seorang Nabi tentunya kau memiliki mukjizat."

Nabi Muhammad pun berkata, "Apa tidak cukup dengan mukjizat yang telah kau lihat dalam mimpimu ketika kau berada di Negeri Syam dan makna mimpimu ditafsirkan seorang pendeta Nasrani yang telah masuk Islam itu?"

Mendengar Nabi Muhammad berkata demikian, Abu Bakar terdiam seribu kata. Berpikir dari mana datangnya ucapan Nabi Muhammad yang tahu semua kisah dirinya tanpa ia ceritakan. Saat itu juga Abu Bakar bersyahadat di depan Rasulullah untuk masuk Islam.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement