Kisah Nabi Zakariya Gigih Berdoa Minta Keturunan, Dikabulkan di Usia Tua

Minggu 07 Juni 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 07 614 2225815 kisah-nabi-zakariya-gigih-berdoa-minta-keturunan-dikabulkan-di-usia-tua-NO9znB9spH.jpg Ilustrasi berdoa. (Foto: Freepik)

NABI Zakariya Alaihissalam merupakan keturunan Nabi Sulaiman Alaihisalam. Periode kenabian Zakariya amat dekat dengat dengan Nabi Isa Alaihissalam. Beliau diangkat menjadi Nabi untuk berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. Namanya disebut sebanyak delapan kali di dalam kitab suci Alquran.

Nabi Zakariya sejak lama sangat mendambakan seorang anak. Namun keinginannya belum terpenuhi walau usianya sudah lanjut dan sepuh. Allah Subhanahu wa ta'ala baru mengabulkan doa tersebut setelah Nabi Zakariya berusia 80 tahun, ada juga yang menyebut usia 90 tahun, Wallahu A'lam. 

Nabi Zakariya pernah bermunajat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, "Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku." (QS Maryam (19): 4)

Ustadz Muchlis al Mughni, dai lulusan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, mengatakan kesungguhan dalam berdoa ditunjukkan oleh Nabi Zakariya dengan bahasa jiwa yang yakin penuh harap kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ia menuturkan, kesendirian Nabi Zakariya lebih dikhawatirkan pada estafet perjuangan dakwah agama Islam sepeninggalnya. Dengan kata lain dakwah agama ini akan terhenti setelah kepergiannya jika tidak diberi keturunan.

"Sebuah niat mulia yang selalu ingin memperjuangkan dakwah agama Islam, bukan berpikir siapa yang akan menjaga harta kekayaannya sepeningalnya nanti," kata Ustadz Muchlis yang juga Imam Masjid Cut Meutia Menteng, Jakarta Pusat, seperti dikutip dari Sindonews, Minggu (7/6/2020). 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Itu pula yang selalu dipesankan para nabi kepada keturunannya, "Sesunguhnya Allah telah memilihkan untuk kalian agama Islam, maka janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Muslim." (QS Al Baqarah (2): 132) 

Dalam ayat selanjutnya (Surah Al Anbiya' Ayat 90) dijelaskan hasil doa Nabi Zakariya dan tiga alasan yang menjadikan Allah Subhanahu wa ta'ala mengabulkan doanya, "Maka Kami mengabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung."

Inilah doa Nabi Zakariya Alaihisalam memohon anak:

رَبِّ لاَ تَذَرْنِى فَرْداً وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثينَ

Artinya: "Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri tanpa keturunan dan Engkaulah Pewaris yang paling baik." (QS Al-Anbiyaa' (21): 89) 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya