Selain itu, kakek Kim mengatakan, jika agama bukanlah latihan militer yang harus ikut akan aturan yang memberatkan. Sementara agama diciptakan untuk merasa bahagia, serta peduli terhadap sesama.
"Agama kan bukan operasi militer. Seperti disuruh "ke kanan", maka pergi ke kanan. Disuruh "lurus", maka berjalan lurus. Bukan seperti itu harusnya. Kan kamu yang menjalanai hidupmu, kamu yang menentukannya," tutur kakek Kim.
Terlebih Kim juga mengakui, sejak masuk Islam ia menjalani kehidupan menjadi lebih tenang. Pikirannya selalu positif terhadap segala sesuatu.
"Islam sangat penting membantu saya dalam menjalani hidup. Cara berpikir juga berubah jadi lebih baik. Dan sekarang kalau melakukan apapun, jadi lebih percaya diri," pungkasnya.
(Rizka Diputra)