Bolehkah Membersihkan Masjid dengan Cairan Alkohol?

Restu Prihargayu, Jurnalis · Senin 15 Juni 2020 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 614 2230304 bolehkah-membersihkan-masjid-dengan-cairan-alkohol-YxGL2kPApb.JPG Ilustrasi (Foto: Okezone.com)

PEMERINTAH terus menyerukan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona atau Covid-19. Salah satu protokol kesehatan ialah mencuci tangan dengan sabun maupun hand sanitizer. Namun, kebanyakan cairan pembunuh kuman dan bakteri seperti hand sanitizer mengandung alkohol.

Cairan pencuci tangan berbasis alkohol sampai saat ini masih jadi satu-satunya cara cepat dan efektif untuk membunuh berbagai mikro organisme yang menempel di tangan. Lalu bagaimana hukumnya menurut pandangan Islam membersihkan diri atau tempat ibadah dengan menggunakan cairan berbasis alkohol?

Melansir dari laman TNN, seminar Darul Uloom Deoband, yang merupakan seminar islam terbesar di Asia mengeluarkan fatwa, bahwa pembersih dengan kandungan alkohol dapat digunakan untuk membersihkan bangunan masjid.

“Tidak ada salahnya menggunakan pembersih berbasis alkohol di masjid. Bahkan bisa disebarkan di dinding dan lantai masjid untuk membersihkan tempat ibadah,” demikian bunyi fatwa Darul Uloom yang diterbitkan pada Kamis 11 Juni 2020.

Ilustrasi

“Alkohol yang digunakan dalam obat-obatan dan pembersih diproduksi dari sayuran, jus tebu dan lain-lain. Sehingga dapat digunakan. Bahkan jika pembersih memiliki jumlah alkohol yang tinggi, itu juga berlaku. Ini dapat digunakan untuk membersihkan masjid dan juga setelah praktik mencuci muka, tangan, dan kaki seseorang sebelum pembersih ini dapat diterapkan pada tangan," jelas fatwa tersebut.

Sedangkan pada seminar Islam di Uttar Pradesh, aturan penggunaan cairan alkohol ini masih menuai pro dan kontra, apalagi jika digunakan untuk membersihkan masjid.

“Sebuah masjid akan menjadi tidak murni jika pembersih berbasis alkohol digunakan untuk membersihkan tempat itu. Kita tidak bisa membuat rumah Allah (menjadi) kotor. Saya telah mengimbau para imam dan komite masjid agar tidak menggunakan pembersih berbasis alkohol," terang Mufti Nashtar Farooqi dari Sunni Markaz Darul Ifta.

Farooqi juga memberikan alternatif untuk menyelamatkan umat Islam dari dosa aibat alkohol. "Umat muslim harus mencuci tangan dan kampus masjid dengan benar yaitu dengan sabun, bubuk deterjen, dan sampo," ucap ulama tersebut.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Menurut dia, menggunakan cairan pembersih berbasis alkohol justru akan membuat tempat itu kotor. Sebab, cairan alkohol tidak murni. Dia pun mengklaim para pemimpin agama dari komunitas lain juga keberatan dengan penggunaan alkohol untuk tempat-tempat ibadah, seperti masjid.

Meski begitu, para ulama Deoband Darul Uloom telah memutuskan untuk memperbolehkan menggunakan cairan pembersih dengan kandungan alkohol selama situasi tertentu seperti pandemi Covid-19 saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya