Tak Hanya Muslim, Gaya Hidup Halal Sudah Mendunia

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 19 Juni 2020 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 614 2232944 tak-hanya-muslim-gaya-hidup-halal-sudah-mendunia-CTZs6snzbd.JPG Kapus Registrasi dan Sertifikasi BPJPH, Mastuki (Foto: Kemenag.go.id)

KEPALA Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Mastuki mengatakan, produk halal kian berpeluang merambah perdagangan bebas di pasar global dunia. Terlebih saat ini telah tumbuh gaya hidup halal di berbagai negara belahan dunia.

Halal menurut dia, dewasa ini bukan melulu konsumsi umat muslim saja, namun siapa saja yang menyukai dan memilihnya sebagai alternatif produk yang mereka konsumsi dan gunakan.

"Muncul global halal lifestyle atau gaya hidup halal yang mendunia di mana-mana. Muncul pemahaman bahwa nomenklatur halal adalah untuk semua, bukan hanya di kalangan muslim saja, melainkan untuk siapa saja," ungkap Mastuki dalam acara Academic-Business-Government (ABG) Gathering on Halal bertema 'Industri Halal, UMKM dan Daya Saing Ekonomi Nasional', seperti dikutip dari website resmi Kemenag, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Pemerintah Alokasikan Anggaran untuk Pesantren Rp2,3 Triliun

Munculnya gaya hidup halal yang muncul secara mondial itu, lanjut Mastuki, sangat berdampak bagi Indonesia yang tengah berupaya untuk mengembangkan industri halal.

Terlebih Indonesia berada di lima besar peringkat pengembangan ekonomi Islam dunia menurut Global Islamic Economy Report 2019/2020. Peluang yang muncul sekarang tak hanya makanan dan minuman halal, tapi juga dalam bentuk yang lain seperti fashion, mode, pariwisata, farmasi dan sebagainya.

"Oleh karena itu sinergitas seperti ini yang melibatkan kalangan akademisi, pelaku usaha atau bisnis, dan pemerintah tentu merupakan sinergi yang penting sekali. Bagaimana menjadikan halal ini menjadi bagian dari kesadaran kita bersama sebagai bangsa," tuturnya.

Sementara itu, Academic-Business-Government (ABG) Gathering on Halal menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Sri Yunianti dari Direktorat Jenderal IKM Kementerian Perindustrian, Direktur Bidang Pengembangan Ekonomi Syariah & Industri Halal KNEKS) Afdhal Aliasar, dan Praktisi Industri Perikanan Indonesia, Solihin. Sebagai moderator, Lady Yulia.

ABG Gathering digelar atas kerjasama Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo (UMAHA), Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) dan BPJPH Kemenag. Menerapkan protokol kesehatan, acara yang diikuti oleh ratusan peserta itu dilaksanakan secara virtual menggunakan aplikasi online meeting. (BPJPH).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini