"Sudah banyak alumni siswa MAN 2 Kulonprogo yang bekerja di perusahaan besar sesuai bidang keahliannya. Hasil karya produksi siswa madrasah ini juga sudah banyak yang diterima dan dinikmati publik, baik berupa makanan, busana, atau lainnya," tuturnya.
Untuk masuk dalam Top 99, lanjut Khoiriyatun, MAN 2 Kulonprogo harus bersaing dengan 2.126 proposal untuk kelompok umum dari seluruh Indonesia. Top 99 itu sendiri terdiri dari 14 Kementerian, 11 Lembaga, 16 Pemerintah Provinsi, 42 Pemerintah Kabupaten, dan 16 Pemerintah Kota.
Setelah diumumkan, lanjut Khoiriyatun, Kemenpan RB mengundang masyarakat untuk memberikan opini terhadap inovasi yang masuk dalam Top 99. Opini tersebut bisa dalam bentuk dukungan maupun keberatan.
"Kami berharap dukungan dari keluarga besar Kemenag dan masyarakat terhadap inovasi MAN de MOTEFA," pungkasnya.
(Rizka Diputra)