5 Dalil Ajaran Islam tentang Melestarikan Lingkungan

Rivaldy Maulana Alamsyah, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 614 2236977 5-dalil-ajaran-islam-tentang-melestarikan-lingkungan-ddX8IWHDG0.jpg Ilustrasi lingkungan hidup. (Foto: Unsplash)

AGAMA Islam memberi pedoman terhadap semua sisi kehidupan, termasuk lingkungan. Islam memberikan panduan bagaimana bersikap untuk lingkungan hingga menjaga atau melestarikannya.

Lingkungan sendiri merupakan bagian ciptaan Allah Subhanahu wa ta'ala, dan setiap Muslimin berkewajiban menjaganya.

Berikut ini dalil-dalil yang menjelaskan ajaran Islam dalam melestarikan lingkungan, sebagaimana dikutip dari Wahdah, Jumat (26/6/2020).

1. Berlaku ihsan (baik) kepada segala sesuatu.

عن شداد بن أوس قال : ثنتان حفظتهما عن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال : إن الله كتب الإحسان على كل شيء فإذا قتلتم

فأحسنوا القتلة وإذا ذبحتم فأحسنوا الذبح وليحد أحدكم شفرته فليرح ذبيحته . (رواه مسلم)

Dari Syaddad bin Aus berkata, "Ada dua hal yang aku hafal dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau berkata, 'Sesungguhnya Allah mewajibkan berlaku ihsan kepada segala sesuatu. Bila kalian membunuh (seperti binatang berbahaya), bunuhlah dengan cara yang baik. Bila kalian menyembelih binatang, sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaknya seorang dari kalian mengasah pisaunya dan memberi kemudahan kepada sembelihannya. (HR Muslim)

Muslim UEA sholat di bawah pohon. (Foto: Ahmed Ramzan/Gulf News)

2. Merusak lingkungan merupakan salah satu sifat orang munafik.

قال الله تعالى : وَإِذَا تَوَلَّى سَعَى فِي الْأَرْضِ لِيُفْسِدَ فِيهَا وَيُهْلِكَ الْحَرْثَ وَالنَّسْلَ وَاللَّهُ لا يُحِبُّ الْفَسَادَ . (البقرة : 205)

Artinya: "Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan." (QS Al Baqarah: 205)

3. Menanam tumbuhan yang bermanfaat sama dengan bersedekah.

عن أنس رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من مسلم يغرس غرساً ، أو يزرع زرعاً ، فيأكل منه طير أو

إنسان أو بهيمة ، إلا كان له به صدقة . (رواه البخاري ومسلم)

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

"Tidak seorang pun Muslim yang menanam tumbuhan atau bercocok tanam, kemudian buahnya dimakan oleh burung atau manusia atau binatang ternak, kecuali yang dimakan itu akan bernilai sedekah untuknya." (HR Bukhari)

4. Larangan mencemari lingkungan.

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : اتقوا اللاعنين . قالوا : وما اللاعنان ؟ قال : الذي يتخلى

في طريق الناس أو في ظلهم . (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

"Jauhilah dua perbuatan yang mendatangkan laknat!" Sahabat-sahabat bertanya, "Apakah dua perbuatan yang mendatangkan laknat itu?" Nabi menjawab, "Orang yang buang air besar di jalan umum atau di tempat berteduh manusia." (HR Muslim)

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : لا يبولن أحدكم في الماء الدائم الذي لا يجري ثم يغتسل

فيه . (رواه البخاري ومسلم)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

"Janganlah seorang dari kalian kencing di air tenang yang tidak mengalir kemudian mandi di dalamnya." (HR Bukhari dan Muslim)

5. Larangan membakar pohon.

قال أبو بكر رضى الله عنه لما بعث الجنود نحو الشام : . . . ولا تغرقن نخلا ولا تحرقنها ولا تعقروا بهيمة ولا شجرة تثمر ولا

تهدموا بيعة ولا تقتلوا الولدان ولا الشيوخ ولا النساء . (رواه البيهقي في السنن)

Abu Bakar Radhiyallahu ’anhu berpesan ketika mengirim pasukan ke Syam, " ... dan janganlah kalian menenggelamkan pohon kurma atau membakarnya. Janganlah kalian memotong binatang ternak atau menebang pohon yang berbuah. Janganlah kalian meruntuhkan tempat ibadah. Janganlah kalian membunuh anak-anak, orang tua, dan wanita." (HR Ahmad)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini