Mengintip Wajah Bandara Mewah Amaala Arab Saudi

Saskia Rahma Nindita Putri, Jurnalis · Sabtu 27 Juni 2020 19:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 27 615 2237488 mengintip-wajah-bandara-mewah-amaala-arab-saudi-WlsvSbmbTb.png Desain Bandara Amaala Arab Saudi (Arab News)

RIYADH – Amaala, sebuah destinasi tujuan wisata mewah di pantai barat laut Arab Saudi. Untuk menunjang pariwisata itu, pemerintah setempat kini sedang membangun bandara internasional berkonsep mewah dengan desain yang terinspirasi oleh fatamorgana padang pasir.

Desain terminal dan menara kontrol bandara tersebut dirancang oleh Foster+Partners, sebuah firma arsitektur yang berpusat di Inggris. Sedangkan rencana induknya akan diawasi sekaligus dirancang oleh konsultan internasional dan grup teknik Egis.

Bandara ini dijadwalkan selesai pada 2023 dan diharapkan dapat melayani 1 juta wisatawan per tahunnya.

“Dari desain hingga personalisasi, ini bukanlah sebuah bandara biasa. Kami senang bekerja dengan Foster+Partners dan Egis dalam proyek ini,” kata Kepala Proyek Amaala, Nicholas Naplesilansir seperti dilansir dari Arab News, Sabtu (27/6/2020).

Di sekitar bandara dari ketinggian, nantinya para wisatawan akan melihat hamparan pemandangan yang menakjubkan.

Baca juga: Lebih Interaktif, Nikmatnya Sedekah MNCTV Akan Ada Riyadah Bareng Ustadz Yusuf Mansur 

Memasuki terminal, pengunjung akan disambut dengan bangunan cermin ramping yang naik dari gurun. Struktur bangunan ini terinspirasi dari lingkungan sekitarnya, menghasilkan ilusi optik fatamorgana yang memikat.

Halaman yang luas juga akan dilengkapi dengan interior kontemporer yang menampilkan karya seni yang unik. Di antara kelengkapan fasilitas yang disediakan di bandara itu, terdapat pula hangar yang disediakan untuk jet pribadi serta layanan transfer darat.

"Melihat kondisi lanskap sekitarnya, bangunan terminal akan dirancang membentuk pintu gerbang eksklusif ke resor Amaala. Akses wisatawan melalui seluruh gedung akan dibentuk sedemikian rupa sehingga mirip klub anggota pribadi yang mewah namun bernuansa santai,” kata Gerard Evenden, mitra eksekutif senior Foster+Partners mengatakan.

Menurutnya dalam proses desain, bandara ini dirancang membentuk model baru khususnya untuk terminal pribadi, sehingga diharapkan akan memberikan pengalaman perjalanan yang mulus dari resor hingga ke pesawat.

"Desain bandara ini memenuhi kesesuaian lingkungan serta standar keberlanjutan tertinggi, yang secara operasional serbaguna, dan menggabungkan teknologi perancangan bandara terbaru serta standar praktik terbaik yang pernah ditawarkan," kata Jacques Khoriaty, direktur bagian penerbangan Timur Tengah dan Asia Selatan dari Egis.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini