Kasus Corona RI Kembali Catat Rekor, Amalkan Ini agar Terhindar Wabah

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 27 Juni 2020 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 27 618 2237481 kasus-corona-ri-kembali-catat-rekor-amalkan-ini-agar-terhindar-wabah-5mD8VJzb7v.jpg ilustrasi (stutterstock)

INDONESIA kembali mencetak rekor penambahan kasus baru positif virus corona. Hari ini, ada 1.385 orang terkonfirmasi positif Covid-19, angka penambahan tertinggi sejak kasus pertama ditemukan pada 2 Maret 2020.

Total yang positif corona di Tanah Air hingga, Sabtu (27/6/2020), sudah mencapai 52.812 orang. Yang sembuh baru 21.909 orang, sedangkan pasien yang sudah meninggal tercatat 2.720 jiwa.

Baca juga: Lawan Covid-19, Pemerintah Aceh Libatkan Ormas Islam

Ini menandakan corona masih mengganas, maka semua pihak harus tetap waspada dengan ikhtiar mengikuti protokol kesehatan, berdoa dan menghindari wabah. Ini sesuai dengan tuntutan dalam Islam.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis sahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, “Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.”

Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadist Indonesia Ustadz Fauzan Amin menyatakan cara menangkal wabah penyakit seperti Covid-19 adalah dengan memperbanyak doa kepada Allah SWT serta menjalankan pola hidup sehat.

"Ada banyak doa yang dapat dibaca untuk menghindari penularan wabah penyakit (seperti Corona)," kata ustadz Fauzan saat dihubungi Okezone.

ilustrasi

Salah satunya adalah,

اللهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الغَلا وَالوَبَاء وَالرِّبا وَالزِّنا وَالزَّلازِلَ وَالمِحَنَ، وَسُوءَ الفِتَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَما بَطَنَ، عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلادِ المُسْلِمِينَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أِرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Artinya: "Ya Allah, angkat dari kami penyimpangan, malapetaka, zina, riba, gempa bumi, bencana, dan segala cobaan yang buruk, baik yang nyata maupun yang tersembunyi, dari negeri kami ini khususnya, dan dari semua negeri kaum Muslimin, dengan Rahmat-Mu, Duhai Yang Maha Penyayang."

Kemudian doa untuk berlindung dari penyakit menular dan sejenisnya:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ اْلأَسْقَامِ

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari segala keburukan segala macam penyakit." (HR Abu Daud Nomor 1.554; Ahmad, 3: 192, dari Anas radhiyallahu ‘anhu. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih).

Ulama-ulama di Tanah Air juga percaya selawat thibbil qulub atau dikenal sebagai shalawat syifa juga bisa menangkal wabah dan bala.

"Selawat thibbil qulub, salah satu isinya memohon kesehatan dan afiat," kata dai kondang Tanah Air, Muhammad Azhari Nasuttion.

Berikut ini bacaan shalwat thibbil qulub yang bisa diamalkan untuk mencegah berbagai penyakit seperti Covid-19:

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

Artinya: "Ya Allah limpahkanlah Rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyebuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya, sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Dan semoga rahmat tercurah limpahkan kepada para sahabat beserta keluarganya."

Saat ditimpa musibah seperti wabah corona, umat Islam juga sangat dianjurkan membaca qunut nazilah di setiap sholat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan imbauan soal ini.

Berikut bacaan latin qunut nazilah:

Allahummahdini fi man hadait, wa afini fi man afait wa tawallani fi man tawallait, wa barikli fi ma athait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha alaik, wa innahu la yadzillu man walait, wa la yaizzu man adait, tabarakta rabbana wa taalait, fa lakalhamdu ala ma qadhait, astgahfiruka wa atubu ilaik.

 

Allahummadfa annal ghalaa wal wabaa wal fakhsyaa wal munkar was syuyufal mukhtalifata was syadaidal mihan, ma dzhara minha wa ma bathana, min baladina hadza khassah, wa min buldanil muslimina aammah, innaka ala kulli syaiin qadir, wa shallallahu ala sayyidina muhammadin wal hamdulillahi rabbil alamin.

Artinya: “Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini