DMI: Kemungkinan Masjid Kembali Ditutup Bisa Saja Terjadi

Hantoro, Jurnalis · Sabtu 18 Juli 2020 22:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 18 614 2248589 dmi-kemungkinan-masjid-kembali-ditutup-bisa-saja-terjadi-NZBBVs5eva.jpg Ilustrasi masjid. (Foto: Okezone)

PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi Fase I di DKI Jakarta resmi kembali diperpanjang mulai 17 hingga 30 Juli 2020. Keputusan ini diambil dampak belum terkendalinya persebaran virus corona (covid-19) di Ibu Kota.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) KH Masdar Farid Mashudi menyatakan sangat prihatin covid-19 masih mewabah di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga: PSBB Jakarta Diperpanjang, Menag Sebut Bisa Saja Masjid Kembali Ditutup 

"Kita prihatin bahwa wabah covid tersebut masih kuat bercokol di tengah-tengah kehidupan kita," jelas KH Masdar ketika dikonfirmasi Okezone, Jumat 17 Juli 2020.

Saat ditanya, akibat situasi ini apakah ada kemungkinan masjid-masjid kembali ditutup? Sholat berjamaah ditunda? Ia menyatakan bisa saja terjadi.

"Kemungkinan masjid ditutup kembali bisa saja terjadi. Bahkan perlu jika kondisinya tidak ada perkembangan positif yang diharapkan," tegasnya.

Lebih lanjut KH Masdar mengimbau kaum Muslimin di seluruh Indonesia terus menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan sunah-sunah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam untuk terhindar dari wabah covid-19.

"Umat Islam perlu manjalankan sunah Nabi untuk melakukan wudhu, setiap saat sehabis buang air besar/kecil/kentut/ bangun tidur," papar KH Masdar.

Baca juga: Dear Santri, Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Takhassus Mulai Aktif Kembali Nih 

"Sebagaimana kita tahu bahwa dengan wudhu kita akan selalu mengulang dan mengulang gosok gigi, cuci mulut/berkumur, cuci hidung, cuci muka, cuci tangan, cuci telinga, dan cuci kaki," lanjut Rois Syuriah PBNU tersebut.

Insya Allah, tambah KH Masdar, dengan menjalankan sunah atau teladan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, kaum Muslimin bisa terhindar dari virus corona yang sangat membahayakan ini.

Masjid Istiqlal. (Foto: Okezone)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan kebijakan perpanjangan PSBB Transisi Fase I diambil lantaran belum terkendalinya persebaran kasus virus corona (covid-19) di Ibu Kota.

"Sejak awal komitmen kami mengamankan warga Jakarta," kata Anies melalui siaran Youtube Pemprov DKI Jakarta, Kamis 16 Juli 2020.

Baca juga: Rentetan Sejarah Pembatalan Haji, dari Perang hingga Serangan Wabah 

Ilustrasi masjid. (Foto: Unsplash)

Sebelum perpanjangan kedua ini, Pemprov DKI diketahui telah satu kali memperpanjang PSBB Transisi Fase I yakni pada 3 hingga 16 Juli 2020.

Saat itu Anies mengatakan PSBB Transisi Fase I diperpanjang usai dilakukan evaluasi terhadap PSBB sebelumnya. Dengan demikian semua kegiatan dalam kapasitas tertentu akan dibagi dua menjadi 50 persen.

Baca juga: Ingat! Patuhi Protokol Kesehatan saat Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Kurban 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya