Wisata Religi Alquran Raksasa di Palembang Kembali Dibuka

Minggu 19 Juli 2020 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 19 614 2248782 wisata-religi-alquran-raksasa-di-palembang-kembali-dibuka-z5h8OrgLIJ.jpg Wisata religi Alquran raksasa di Palembang, Sumsel (Foto: Okezone.com/Erika)

GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru kembali membuka Bayt Alquran Al Akbar atau Alquran raksasa yang berada di Jalan M Amin Fauzi, Kelurahan Suak Bujang Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu 18 Juli 2020.

Langkah ini sebagai wujud misi menjadikan Sumsel sebagai daerah yang lebih religius.

Pembukaan kembali Bayt Alquran Al Akbar ini juga diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan pariwisata khususnya pariwisata religi di Sumsel di tengah wabah Covid-19.

"Wisata religi Alquran Al Akbar ini memang harus dibuka kembali. Tapi harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata Herman, dinukil dari laman iNews.id, Minggu (19/7/2020).

Bayt Alquran Al Akbar lanjut Herman, ialah pusat wisata religi yang edukatif bagi masyarakat. Oleh karenanya, peningkatan Bayt Alquran Al Akbar harus terus dilakukan agar masyarakat bisa terus menikmati seni religi yang sangat luar biasa tersebut.

Baca juga: Subhanallah, Muslim Inggris Rela Antre Panjang demi Masuk Masjid

"Ini wahana edukatif dan religi. Tentu harus terus dikembangkan untuk keberlangsungannya. Pemprov Sumsel sendiri akan mendukung keberlangsungannya," ucap dia.

Lebih lanjut Herman mengaku bahwa pihaknya juga akan membuka seluruh pesantren di Sumsel yang sempat diliburkan sementara imbas pandemi corona.

"Setelah ini kita akan buka kembali pesantren di Sumsel yang jumlahnya ratusan secara serentak," tegas dia.

Meski demikian, pihaknya masih harus melihat kesiapan pesantren tersebut. Termasuk kesiapan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kita juga tidak mau kegiatan belajar mengajar itu terhenti. Jangan sampai penerua bangsa ini buta aksara Alquran. Tentu protokol kesehatannya harus siap juga. Kita harus waspada namun tetap jangan berlebihan," tandas Herman.

Di lain pihak, Inisiator dan Pembuat Bayt Alquran Al Akbar, Syofwatillah Mohzaib berujar bahwa pembukaan kembali Bayt Alquran Al Akbar tersebut langkah awal untuk membuat Sumsel kembali bangkit di tengah pandemi corona.

Mohzaib berjanji akan mendorong program yang dicanangkan Pemprov Sumsel khususnya dalam bidang keagamaan seperti program satu desa satu rumah tahfidz.

"Selama kurang lebih empat bulan Bayt Alquran ini kita tutup. Alhamdulillah hari ini dibuka kembali. Pandemi Ini merupakan tantangan untuk kita. Kita harus semangat. Mudah-mudahan ini menjadi langkah awal untuk Sumsel kembali bangkit," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini