Terbukti Secara Ilmiah, Fenomena Bintang Mati Setiap Jam Ternyata Ada dalam Alquran

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2020 20:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 614 2250576 terbukti-secara-ilmiah-fenomena-bintang-mati-setiap-jam-ternyata-ada-dalam-alquran-cH9XZG8OB7.jpg Ilustrasi bintang-bintang (ASC)

ALLAH SWT menciptakan bintang-bintang yang menghiasi langit di malam hari dengan cahaya kerlap-kerlip nan indah dalam kegelapan. Sayogianya bintang itu ukuran jauh lebih besar dari bumi. Karena letaknya yang sangat jauh, maka kelihatan kecil. Namun, tahukah kamu jika bintang mati setiap jamnya?

Seperti dikutip dari buku pintar ‘Sains dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah’ karya Dr. Nadiah Thayyarah, Rabu (22/7/2020), para ilmuan melihat dari teleskop raksasa menyaksikan bintang-bintang mati setiap jamnya.

Baca juga:  Alquran Menjelaskan Matahari Terus Berjalan Menuju Kepunahan 

Sebelum mati, bintang-bintang akan mengeluarkan cahayanya semakin terang. Bahkan mencapai ratusan ribu kali terangnya matahari dan ukurannya pun kian membesar sampai ribuan kilometer per-detik.

Lebih lanjut, tahapan kehidupan bintang pun baru ditemukan di zaman teknologi seperti sekarang, padahal Allah Subhanahu wa ta'ala sudah menjelaskannya lebih dari 1.400 tahun lalu di dalam Alquran. Khususnya tentang bintang-bintang.

Baca juga:  Turki Undang Para Pemimpin Negara Lain Sholat Jumat di Hagia Sophia

Setelah itu, bintang-bintang tersebut akan meledak dengan dahsyatnya kemudian mati dan lenyap begitu saja.

Bintang adalah benda langit yang sangat panas, menyala, dan bisa menghasilkan cahaya dari dalam dirinya sendiri. Di antara yang menyebabkan adanya nyala tersebut adalah terjadinya proses fusi nuklir di dalam tubuh bintang.

Skenario pertama bintang itu meledak. Skenario kedua bintang itu akan mengerut dan menggumpal. Jika bintang mengerut, materinya menjadi sangat padat sehingga cahayanya tidak bisa lepas meninggalkannya dan bintang itu pun menjadi tidak bisa terlihat. Namun, sebelum itu terjadi, bintang itu terlebih dahulu melewati masa redup.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَإِذَا ٱلْكَوَاكِبُ ٱنتَثَرَتْ

Wa iżal-kawākibuntaṡarat

Artinya: "Dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan," (QS. Al Infitar ayat 2).

 

Selain itu, Allah Subhanahu wa ta'ala pun menjelaskan tentang bintang-bintang yang mati dalam surah lainnya di dalam Alquran, yaitu:

ذَا ٱلنُّجُومُ ٱنكَدَرَتْ

Wa iżan-nujụmungkadarat

Artinya: "Dan apabila bintang-bintang berjatuhan," (QS. At Takwir ayat 2).

فَإِذَا ٱلنُّجُومُ طُمِسَتْ

Fa iżan-nujụmu ṭumisat

Artinya: "Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan," (QS. Al Mursalat ayat 8).

Penjelasan di dalam Alquran tersebut merupakan akurasi yang sangat menakjubkan. Sebab Alquran berbicara fakta tentang kehidupan seleuruh alam semesta, dari mulai diciptakan hingga kehancurannya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya