Turki Undang Para Pemimpin Negara Lain Sholat Jumat di Hagia Sophia

Salman Mardira, Jurnalis · Rabu 22 Juli 2020 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 614 2250540 turki-undang-para-pemimpin-negara-lain-sholat-jumat-di-hagia-sophia-L09ATVqOjD.jpg Hagia Sophia di Istanbul, Turki (Anadolu Agency)

ANKARA – Pemerintah Turki mengundang sejumlah pemimpin dari berbagai negara untuk hadir dalam Sholat Jumat perdana di Hagia Sophia, setelah situs bersejarah itu dialih fungsi jadi masjid. Diperkirakan 1.000 hingga 1.500 orang hadir dalam Sholat Jumat perdana, pada 24 Juli nanti.

Kepala Direktorat Agama Turki, Ali Erba akan menjadi imam dalam Sholat Jumat perdana di Hagia Sophia, bangunan berusia hampir 1.500 tahun yang dulunya adalah Katedral terbesar di dunia sebelum diubah jadi masjid.

 Baca juga: Diubah Jadi Masjid, Begini Sejarah Hagia Sophia

Sholat Jumat nanti akan digelar dengan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Para jamaah akan diwajibkan memakai masker, hand sanitizer serta sajadah akan dibagikan kepada seluruh jamaah saat tiba untuk Sholat Jumat di Hagia Sophia, Kota Istanbul.

Dilansir dari Hurriyet Daily News, Rabu (22/7/2020), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan hadir dalam Sholat Jumat nanti bersama pemimpin partai gerakan nasionalis (MHP) Devlet Bahceli, wakil dan anggota partai keadilan dan pembangunan (AKP) yang berkuasa dan para menteri.

Pemimpin negara lain yang diundang untuk Sholat Jumat di Hagia Sophia di antaranya Presiden Azerbaijan dan Qatar.

Erdogan berkunjung ke Hagia Sofia pada 19 Juli 2020, sebelum sholat pertama kembali digelar di sana. Erdogan juga mengawasi langsung proses perubahan status bangunan Hagia Sophia dari museum menjadi masjid.

Selama sholat berlangsung, mosaik dan lukisan di Hagia Sophia akan ditutupi oleh tirai. Mekanisme tirai yang dipasang di sana serupa dengan yang digunakan dalam industri perfilman.

“Tidak ada satu pun paku yang digunakan saat memasang sistem tersebut,” kata pihak pengelola gedung.

 

Sementara itu, panel sectus omphalion opus akan dibiarkan di bawah sajadah yang akan ditempatkan untuk sholat.

Namun demikian, untuk mencegah Mosaik Theokos dari kerusakan, setinggi 6,5 meter dan Gabriel setinggi 7,5 meter yang terlihat dari lantai bawah, akan dibuka dan ditutup dengan tirai, selama satu menit masing-masing.

Sajadah yang akan digunakan di Hagia Sophia saat ini sedang di produksi di Provinsi Manisa barat, salah satu pabrik pertama di Turki, di mana sajadah ditenun dengan mesin. Terbuat dari 100% wol asli, sajadah dengan jenis kepala-bebek-hijau membawa motif era Ottoman abad ke-17.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya