Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kakbah Dipasangi Kain Kiswah Baru pada Kamis Mendatang

Hantoro , Jurnalis-Sabtu, 25 Juli 2020 |11:51 WIB
Kakbah Dipasangi Kain Kiswah Baru pada Kamis Mendatang
Kain kiswah penutup Kakbah. (Foto: Istimewa/The Islamic Information)
A
A
A

Terdapat berbagai alasan mengapa warna kain kiswa berganti-ganti. Awalnya memakai warna putih karena merupakan warna yang paling cerah, tetapi tidak tahan lama. Lama-kelamaan berubah warna karena menjadi kotor dan rusak karena para jamaah haji menyentuhnya. Karena itulah digantilah dengan brokat berwarna hitam dan putih. Juga Shimla, kain yang dipakai untuk tenda-tenda di Arab.

Baca juga: Jamaah Haji Gelombang Pertama dari Qassim Tiba di Jeddah 

Al Dahas menambahkan bahwa jenis-jenis kain yang digunakan untuk kiswah tergantung kemampuan finansial di masa tertentu. Perspektif orang-orang memengaruhi perubahan terhadap warna kiswah. Diubah dengan ditutupi dengan brokat merah dan kain qubati. Kemudian antaa seperti permadani atau musouh yaitu semacam kain juga.

Kain kiswah penutup Kakbah. (Foto: Istimewa/Arabnews)

"Dari waktu ke waktu kiswa selalu berubah-ubah jika ada kain baru yang tersedia. Ini selalu terjadi semenjak era kekalifahan Rashidun, Ummayah, dan Abbasid," jelas Al Dahas.

Baca juga: Khotbah Wukuf Arafah Disiarkan secara Streaming dalam 10 Bahasa 

Warna hitam menjadi pilihan untuk kiswah di akhir kekalifahan Abbasid. Sebab warna ini bertahan lama dan tetap terlihat bersih jika disentuh para pengunjung, jamaah, dan orang-orang dari seluruh dunia.

Dengan berlanjutnya aktivitas umrah, kiswah dinaikkan sedikit ke tengah Kakbah untuk menjaga dan mencegah orang-orang menyentuhnya.

Kain kiswah penutup Kakbah. (Foto: Istimewa/Saudigazette)

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement