Dear Bunda, Ini 4 Cara Mendidik Anak Diajarkan Rasulullah

Yudistira, Jurnalis · Minggu 26 Juli 2020 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 26 616 2252365 dear-bunda-ini-4-cara-mendidik-anak-diajarkan-rasulullah-p0mBIqE8JL.jpg ilustrasi (stutterstock)

MEMILIKI anak yang saleh dan salehah adalah dambaan setiap orangtua. Nah, untuk mencapai itu maka anak perlu diberikan pendidikan agama, memupuk iman dan takwa sejak dini. Mendidik anak merupakan kewajiban orangtua.

Anak-anak sejak dini dapat diajarkan hal-hal paling dasar, yakni tentang rukun Islam; mengucapkan dua kalimah syahadat, sholat, puasa, zakat, dan berhaji jika mampu. Berikutnya rukun iman; beriman kepada Allah, malaikat, kepada kitab Allah, rasul, beriman pada hari akhir, percaya qadha dan qadar.

Pemberian pemahaman menyeluruh tentang pendidikan keimanan hendaklah berdasarkan wasiat-wasiat Rasulullah dalam menyampaikan pendidikan dasar keimanan pada anak anak.

Baca juga:  Lari dari Perang, Pasangan Ini Namakan Bayi Kembarnya Hagia-Sophia

Sebagaimana dikutp dari buku ‘Pendidikan Anak dalam Islam’ karya Syekh Muhammad Makki Nash Al Juraisy, Rasulullah memberikan beberapa petunjuk dalam mendidik anak:

1. Rasulullah memerintahkan untuk membuka kehidupan anak dengan kalimat laa illaha illahllah.

Al hakim meriwayakan sebuah hadist dari Ibnu Abbas Ra. Bahwasanya Rasulullah bersabda "Bacakanlah kepada anak anak kamu kalimat pertama dengan laa ilaaha illallaah."

Kalimat laa illaha illallaah yang dibacakan pada anak supaya pertama kali yang terdengar oleh anak adalah kalimat tauhid.

2. mengenalkan halal dan haram kepada anak sejak dini

Ibnu Jarir dan Ibnu Mundzir meriwayatkan dari Ibnu Abbas Rasulullah bersabda "Ajarkanlah mereka untuk taat kepada Allah, dan takut maksiat kepada Allah serta suruhlah anak-anak kamu untuk mentaati perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan. Karena itu akan memeilihara mereka dan kamu dari api neraka."

Ketika anak mulai tumbuh dan besar, ia telah mengenal perintah perintah Allah untuk segera melaksanakannya, dan mengerti larangan-larangan Allah sehingga ia menjauhinya. Ketika anak memasuki usia balihg dan memahami hukum halal dan haram maka ia sudah terikat dengan hukum syariat.

 

3. Menyuruh anak unuk beribadah ketika telah memasuki usia 7 tahun

Ketika anak memasuki usia tujuh tahun maka Rasulullah menganjurkan kepada orangtua untuk mendidik anak supaya melakukan ibadah, terutama sholat 5 waktu.

Sebagaimana hadist yang diriwayatkan Abu Daud, Rasulullah bersabda "Perintahkanlah anak anakmu menjalankan ibadah sholat jika mereka udah berusia 7 tahun dan jika mereka telah berusia 10 tahun, maka pukullah mereka jika tidak mau melaksanakannya dan pisahkanlah tempat tidur mereka."

Makna hadist di atas agar anak mempelajari hukum-hukum ibadah sejak ia dalam masa pertumbuhanya, sehingga ketika tumbuh dewasa ia terbiasa untuk taat terhadap perintah Allah.

4. Mendidik anak untuk mencintai Rasulullah, keluarga dan Alquran.

At Thabrani meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib bahwasanya Rasullulah bersabda "Didiklah anak-anakmu pada tiga hal: mencitai nabimu, mencintai keluarganya, dan mencintai Alquran, sebab orang ahli Alquran itu berada dalam lindungan singgasana Allah pada hari di mana tidak ada perlindungan selain daripada perlindunganNya."

Mendidik anak untuk mencintai Nabi supaya anak anak mampu meneladani perjalanan hidup para rasul, nabi dan orang-orang saleh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini