Apa Sih Sebenarnya Makna dari Istiqamah?

Pristia Astari, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 04:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 330 2256416 apa-sih-sebenarnya-makna-dari-istqomah-EyAqkzsWaV.jpg ilustrasi (stutterstock)

SETIAP muslim sangat dianjurkan bersikap istiqomah dalam berbuat kebaikan dan ibadah. Sering kali seseorang tidak konsisten, saat ini dia bisa begitu rajin beribadah hingga sampai sholat malam, pada hari lain malah meninggalkannya dan bermalas-malasan.

Banyak orang yang masih belum mengetahui apa sih makna sebenarnya dari istiqomah. Istiqomah terkadang diucapkan dalam berbagai kegiatan ataupun kesempatan yang ada.

Menurut Ketua Aswaja Center, KH. Misbahul Munir, istiqomah adalah sesuatu yang dilakukan secara konsisten, terus-terusan dan tidak musim-musiman maupun malas-malasan.

Baca juga: Ini Sederet Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh Lengkap dengan Niatnya 

“Mungkin ada seseorang yang beristiqomah dengan hanya membaca Alqur’an, ada yang beristiqomah dengan bersholawat, ada juga yang beristiqomah dengan bersedekah,” ujar Misbahul.

Jenis pekerjaan manusia, amal ibadah kita memang bermacam-macam. Allah SWT juga mengingatkan kepada kita agar tidak selalu iri kepada orang lain, karena setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Dikutip dalam buku ‘Nasoihul Ibad’, sebagaimana firman Allah SWT,

وَالۡعَصۡرِۙ

1. Demi masa,

اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَفِىۡ خُسۡرٍۙ

2. sungguh, manusia berada dalam kerugian,

اِلَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوۡا بِالۡحَقِّ ۙ وَتَوَاصَوۡا بِالصَّبۡرِ

3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

Dalam artinya ayat kedua dalam surat Al-Asr, semua manusia adalah dalam keadaan yang merugi, kecuali yang tidak merugi adalah orang-orang yang beriman dan orang yang beramal dan selalu memberi wasiat/makna yang baik.

Rasullullah menyampaikan, amal yang paling dicintai oleh Allah adalah amal yang istiqomah walaupun sedikit.

“Jangan sedih, berilah kabar gembira kepada orang tersebut, dia akan masuk surga jika tetap melaksanakan sesuatu dengan istiqomah” kata KH. Misbahul Munir.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini