Jamaah Turki Terkesan Gelaran Haji Tahun Ini, Tukang Cukur pun Diantarkan

Hantoro, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 614 2256110 jamaah-turki-terkesan-gelaran-haji-tahun-ini-tukang-cukur-pun-diantarkan-P5AY6c0Now.jpg Jamaah haji 1441H. (Foto: Twitter @theholymosque)

MUHAMMAD Qasim Omsha, warga negara Turki, menyatakan kegembiraan yang sangat luar biasa karena mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini. Padahal, pelaksanaan ibadah haji sangat dibatasi hanya untuk 10.000 orang akibat masih mewabahnya virus corona (covid-19) secara global, termasuk di Arab Saudi.

"Saya tidak dapat menemukan kata-kata untuk mengungkapkan perasaan saya karena telah mendapat kesempatan ini. Pengaturan luar biasa yang saya saksikan di tempat-tempat suci itu di luar imajinasi saya," kata Omsha, dikutip dari Saudigazette, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Uniknya Tukang Cukur di Mina Berpenampilan seperti Petugas Medis 

Ia juga berterima kasih kepada otoritas Arab Saudi atas ketelitian dalam perawatan dan menjaga keselamatan semua jamaah haji tahun ini.

Omsha juga memuji layanan dan fasilitas hebat yang dinikmati para jamaah di Tanah Suci Makkah dan tempat-tempat suci lainnya.

"Kami diberi segalanya, bahkan tukang cukur dibawa ke tempat tinggal kami di Mina," tambahnya.

Omsha mendaftar haji melalui situs resmi yang disediakan. Beberapa waktu kemudian ia menerima pesan yang menyetujui pengajuannya.

"Jadi saya telah menyelesaikan semua persiapan dan prosedur sebelum menuju Makkah dan tempat-tempat suci," ungkapnya.

Baca juga: Suami-Istri Asal Jepang Ini Merasa Istimewa Bisa Berhaji di Tengah Pandemi 

Jamaah haji 2020 tawaf aqabah di Masjidil Haram. (Foto: Twitter @hsharifin)

Omsha lahir di Makkah dan menyelesaikan tiga fase pertama pendidikan sekolah di Jeddah. Kemudian pergi ke Suriah untuk mendalami spesialisasi teknik elektro di sebuah universitas pada 1429 Hijriah atau 2008.

Baca juga: Manusia Gemar Bertobat Dapat Tempat Istimewa di Sisi Allah Ta'ala 

Wukuf di Padang Arafah. (Foto: Kemenag)

"Ketika situasi di Suriah memburuk, saya kembali ke Makkah, kemudian bergabung dengan Universitas Taibah di Madinah. Setelah itu, saya pergi ke Turki untuk menyelesaikan studi di sana," bebernya.

Omsha diberikan kewarganegaraan Turki saat berada di sana. Setelah menyelesaikan studi, ia kembali ke Arab Saudi.

Baca juga: Ditelpon Erdogan, Jokowi Ucapkan Selamat Idul Adha ke Rakyat Turki 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini