Berkah Haji di Tengah Pandemi, Semua Gratis

Hantoro, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 614 2256532 berkah-haji-di-tengah-pandemi-semua-gratis-1U1XCnOAYM.jpg Jamaah haji 1441H. (Foto: Twitter @Makkah_wr)

HANYA sekira 1.000 orang yang mendapat izin menunaikan ibadah haji tahun ini. Mereka dipilih setelah mendaftar secara daring ke situs yang disediakan Pemerintah Arab Saudi.

Pembatasan jumlah jamaah haji 1441H/2020M akibat masih mewabahnya virus corona (covid-19) secara global, termasuk Arab Saudi. Dari kuota tersebut, 70 persen diberikan kepada warga negara asing (WNA) atau ekspatriat dari 160 negara yang sudah bermukim di sana. Sedangkan sisanya 30 persen untuk jamaah haji lokal, termasuk petugas keamanan dan staf medis.

Baca juga: Haji 2020 Selesai Dilaksanakan, Jamaah Wajib Karantina 14 Hari 

Orang-orang tersebut dipilih setelah mendaftar melalui situs resmi dan memenuhi persyaratan yang disyaratkan, yakni berusia 20 hingga 50 tahun, tidak memiliki penyakit kronis, tidak menunjukkan gejala covid-19, dan diprioritaskan untuk Muslimin yang belum pernah melasanakan ibadah haji.

Mengutip dari Al Riyadh Daily, Selasa (4/8/2020), banyak langkah yang diambil oleh Pemerintah Arab Saudi untuk membuat pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Mereka menanggung semua biaya perjalanan, akomodasi, makanan, dan perawatan para jamaah haji. Tidak ada biaya sedikit pun yang dikeluarkan jamaah haji alias gratis.

Salah seorang jamaah haji asal India, Ammar Khaled (29), mengatakan pelaksanaan ibadah haji tahun ini di tengah pandemi virus corona (covid-19) terasa sangat berbeda. Namun, ada keberkahan besar di dalamnya.

"Kata-kata tidak cukup untuk menjelaskan betapa saya merasa diberkahi dan betapa menakjubkan pelayanannya. Mereka telah melakukan setiap tindakan pencegahan," ungkap pemuda yang lahir dan besar di Arab Saudi ini ketika diwawancarai surat kabar Hareetz.

Baca juga: 2.400 Liter Disinfektan Dipakai Setiap Hari untuk Bersihkan Masjidil Haram 

Kemudian untuk membuat bebas dari penularan virus korona di antara para jamaah, petugas melakukan sejumlah langkah. Di antaranya menyediakan kerikil lempar jumrah yang biasanya diambil oleh jamaah di sepanjang rute haji. Batu-batu kecil tersebut sudah disiapkan, disterilkan, dan dimasukkan ke kantong plastik.

Lalu jamaah diberi sajadah dan pakaian khusus untuk dipakai selama haji. Perlengkapan ini dilengkapi teknologi nano perak yang disebut-sebut membantu membunuh bakteri serta membuat pakaian tahan air.

Jamaah juga diberi payung untuk melindungi dari sinar matahari. Lalu ada handuk, sabun, pembersih, dan kebutuhan pokok lainnya.

Jamaah haji 2020 tawaf aqabah di Masjidil Haram. (Foto: Twitter @hsharifin)

Mereka kemudian diberikan sesi daring (online) dalam bahasa yang berbeda tentang apa yang diharapkan dalam berhaji dan peraturan yang berlaku.

Jamaah diberi tahu wajib menjalani karantina mandiri selama 14 hari setelah melaksanakan ibadah haji berakhir per hari Minggu kemarin.

Baca juga: Jamaah Turki Terkesan Gelaran Haji Tahun Ini, Tukang Cukur pun Diantarkan 

Jamaah haji. (Foto: Twitter @HaramainInfo)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini